Tekan Balap Liar, Polresta Tanjungpinang Gelar Road Race Kapolresta Championship 2026

TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Fenomena balap liar yang kian meresahkan di sejumlah titik Kota Tanjungpinang mendorong aparat kepolisian mengambil langkah proaktif dan solutif. Sebagai alternatif yang aman, terorganisir, dan legal, Polresta Tanjungpinang menggelar event Road Race Kapolresta Tanjungpinang Championship 2026 dengan memperebutkan Piala Kapolresta Tanjungpinang.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si. menjelaskan, ajang tersebut menjadi wadah positif bagi para pecinta kecepatan, khususnya generasi muda, agar dapat menyalurkan hobi balap motor secara resmi tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Melalui event road race ini, kami ingin memberikan ruang yang legal dan aman bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. Harapannya, aksi balap liar di jalan umum dapat ditekan,” ujar Kapolresta.

Kejuaraan yang digelar di sirkuit non permanen Dompak, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang ini diikuti ratusan pembalap dari berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau, bahkan peserta dari luar daerah.

Dalam kejuaraan tersebut, para pembalap akan bersaing di 13 kelas lomba, antara lain Bebek 4 Tak hingga 150 CC Mix Open, Bebek 2 Tak berbagai kategori Open dan Pemula, kelas lokal Kepri non prestasi, hingga kelas Ex Rider untuk pembalap berusia di atas 35 tahun.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polresta Tanjungpinang dan Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai bagian dari strategi pembinaan bakat muda di bidang otomotif dan olahraga balap motor.

“Kami berharap dari ajang ini lahir pembalap-pembalap potensial asal Tanjungpinang yang ke depan mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional,” tambah Kapolresta.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H. turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya event tersebut. Menurutnya, road race memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari sport tourism yang dapat menarik minat wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

“Selain menjadi wadah pembinaan bakat anak muda, kegiatan ini juga berpotensi mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ujar Lis.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang saat ini tengah mengkaji rencana pembangunan sirkuit permanen yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai cabang olahraga balap motor, seperti road race maupun motocross, demi mendukung pembinaan atlet otomotif secara berkelanjutan.(red)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights