Peringati Hari Jadi ke-25 Kota Otonom, Lis Darmansyah Ajak Warga Lanjutkan Perjuangan Pendahulu
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Pemerintah Kota Tanjungpinang memperingati Hari Jadi Kota Otonom ke-25 tahun 2026 melalui upacara yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Sabtu (17/10/2026).

Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah pembentukan Kota Tanjungpinang sebagai daerah otonom, menghormati perjuangan para pendahulu, sekaligus mengevaluasi perjalanan pembangunan selama 25 tahun terakhir.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam membangun masa depan kota.
“Ini merupakan momentum untuk mengenang sejarah, menghormati perjuangan para pendahulu. Oleh karena itu, mari melakukan evaluasi perjalanan pembangunan dan tentunya memperkuat upaya membangun masa depan kota yang kita cintai,” ujar Lis.
Ia mengajak masyarakat memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para tokoh yang telah memperjuangkan dan mengawal aspirasi pembentukan Kota Tanjungpinang sebagai daerah otonom.
Sejumlah tokoh, termasuk wartawan senior, turut mengambil bagian dalam perjuangan tersebut. Di antaranya almarhum H. Akmal Atatrick, almarhum Sofian Tanjung, dan almarhum Edi Mawuntu. Selain itu, terdapat Rida K. Liamsi yang hingga kini masih aktif berkarya di bidang sastra dan telah menerbitkan puluhan buku.
Menurut Lis, jasa dan kontribusi para pendahulu merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah Kota Tanjungpinang yang patut dikenang dan dihargai oleh generasi penerus.
Dorong Pembangunan Merata dan Berkelanjutan
Memasuki perjalanan menuju 25 tahun berikutnya, Lis berharap pembangunan Kota Tanjungpinang semakin merata dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya memperkuat perekonomian masyarakat, mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta meningkatkan kualitas ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan daerah.
“Perjalanan 25 tahun berikutnya harus menjadi kesempatan untuk membawa Kota Tanjungpinang yang lebih merata dan berkelanjutan. Kita ingin ekonomi masyarakat semakin kuat, UMKM dan ekonomi kreatif semakin berkembang dan berkualitas, serta pelayanan pemerintah semakin mudah dan transparan,” katanya.
Selain pembangunan ekonomi, Lis juga menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan agar semakin mudah diakses, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Perkuat Identitas Budaya Melayu
Lis turut menyoroti pentingnya menjaga warisan sejarah dan kebudayaan Melayu yang menjadi identitas Kota Tanjungpinang.
Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diiringi dengan pelestarian nilai-nilai budaya serta sejarah yang telah membentuk karakter masyarakat setempat.
Peringatan Hari Jadi Kota Otonom ke-25 ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, merawat warisan budaya, dan bersama-sama mewujudkan Tanjungpinang yang lebih maju, sejahtera, serta berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, perjalanan menuju 25 tahun berikutnya diharapkan menjadi babak baru bagi Kota Tanjungpinang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat identitasnya sebagai kota yang kaya akan sejarah dan budaya Melayu. (Dwi)










