Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Kepri Catat Penurunan Kejahatan 13 Persen dan Pengungkapan Narkoba Lintas Negara
BATAM (Sempadanpos.com) – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas publik atas pelaksanaan tugas serta capaian kinerja selama tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., para pemimpin redaksi media, serta Pejabat Utama Polda Kepri, Selasa (30/12/2025).
Rilis akhir tahun ini menjadi momentum refleksi atas komitmen Polda Kepri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan strategis Indonesia.
Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Kepri terjaga aman dan kondusif. Jumlah tindak pidana tercatat menurun signifikan dari 5.294 kasus pada 2024 menjadi 4.603 kasus pada 2025, atau turun sekitar 13 persen.
Tingkat penyelesaian perkara juga meningkat tajam, dari 41 persen menjadi 69 persen dengan total 2.791 kasus berhasil diselesaikan. Jumlah pelaku kejahatan menurun dari 3.829 orang menjadi 3.303 orang. Capaian ini menunjukkan efektivitas strategi preventif, preemtif, dan penegakan hukum yang diterapkan Polda Kepri.
Di bidang pemberantasan narkotika, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dan jajaran berhasil mengungkap 549 kasus dengan 757 tersangka, terdiri dari 744 WNI dan 13 WNA. Barang bukti yang diamankan meliputi 168,2 kilogram sabu, 78.286 butir ekstasi, serta berbagai jenis narkotika lainnya. Salah satu kasus menonjol adalah pengungkapan jaringan internasional di perairan Karimun dengan barang bukti sabu sekitar 104,7 kilogram dan 28 tersangka lintas negara. Keberhasilan ini menegaskan posisi Kepri sebagai garda terdepan pemberantasan narkoba lintas negara.
Dalam penanganan kejahatan terhadap kekayaan negara, Polda Kepri menangani 38 kasus sepanjang 2025, menurun dibandingkan 57 kasus pada tahun sebelumnya. Sebanyak 16 perkara berhasil diselesaikan, meliputi kasus illegal logging, illegal fishing, pelanggaran HAKI, serta 12 kasus korupsi. Penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi menjadi perhatian utama, termasuk pengungkapan kasus revitalisasi Dermaga Batu Ampar dengan nilai kerugian negara mencapai puluhan miliar rupiah.
Pada sektor pelayanan publik dan inovasi Polri Presisi, Polda Kepri terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital melalui berbagai terobosan, seperti Samsat Antar Pulau, Samsat Bergerak, Jempol Sapri, dan Drive Thru Samsat. Survei kepuasan masyarakat menunjukkan hasil sangat positif, dengan 82,72 persen responden menilai petugas sangat kompeten, 80,25 persen menilai fasilitas memadai, dan 82,72 persen menilai informasi layanan transparan. Penerapan sistem ETLE juga meningkat dengan 2.555 pelanggaran tertindak dan total denda mencapai Rp784 juta.
Di bidang lalu lintas, angka kecelakaan tercatat menurun menjadi 1.311 kasus atau turun 11 persen dibandingkan 2024. Jumlah korban meninggal dunia turun drastis hingga 55 persen menjadi 65 orang, korban luka berat turun 15 persen, serta kerugian materiil berkurang hingga Rp2,49 miliar.
Sepanjang 2025, Polda Kepri juga meraih berbagai prestasi dan penghargaan, di antaranya penghargaan internasional dari Maritime Security Command Singapore atas keberhasilan pengungkapan kejahatan lintas negara, predikat “Badan Publik Informatif” lima kali berturut-turut dari Komisi Informasi Publik dengan nilai 98,27, serta penghargaan SPPG Terbaik Nasional untuk SPPG Nongsa Batu Besar 3/SPPG Polda Kepri dari Badan Gizi Nasional. Selain itu, Polda Kepri meraih Baznas Award 2025 kategori Instansi Terbaik Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah, serta Kompolnas Award untuk tiga Polsek jajaran atas inovasi pelayanan publik.
Personel Polda Kepri juga menorehkan prestasi individu di tingkat nasional dan internasional, di antaranya Brigpol Almy Hanggara yang meraih Juara I Sprint Race Tour of Kemala 2025 dan Juara III World Police & Fire Games di Amerika Serikat.
Dari sisi pembinaan internal, hingga akhir 2025 kekuatan personel Polda Kepri tercatat sebanyak 6.497 anggota. Tingkat pelanggaran disiplin menurun signifikan dari 68 kasus pada 2024 menjadi 27 kasus pada 2025, sementara pelanggaran kode etik turun dari 95 menjadi 77 kasus. Di bidang logistik, peningkatan fasilitas dan penguatan Rumah Sakit Bhayangkara Batam terus dilakukan. RS Bhayangkara Batam kini beroperasi sebagai Rumah Sakit Polri Tipe C dengan layanan IGD 24 jam, ICU, dan fasilitas operasi modern yang juga melayani masyarakat umum.
Selama 2025, Polda Kepri melaksanakan delapan operasi kepolisian besar, antara lain Operasi Keselamatan Seligi, Operasi Antik Seligi, Operasi Ketupat Seligi, Operasi Patuh, Pekat I dan II, Zebra, serta Lilin Seligi 2025. Seluruh operasi berjalan aman, lancar, dan efektif dengan dukungan lintas instansi.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polda Kepri menyalurkan bantuan sebesar Rp450 juta untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera, serta menyiagakan 173 personel Satbrimob lengkap dengan perlengkapan SAR, medis, dan dapur lapangan. Polda Kepri juga aktif mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengoperasikan 17 dapur MBG di Polda dan Polres jajaran.
Rilis Akhir Tahun 2025 turut menjadi momentum mempererat sinergi antara Polda Kepri dan insan pers. Kapolda Kepri menyampaikan apresiasi atas peran media sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri selaku Ketua Harian Satgas TPPO menerima buku berjudul “Tolak Jadi Korban TPPO” dari Ketua JMSI Provinsi Kepulauan Riau. Buku hasil kolaborasi JMSI dan Polda Kepri ini menjadi bagian dari upaya edukasi dan pencegahan tindak pidana perdagangan orang, khususnya bagi perempuan dan anak di wilayah perbatasan.
Menutup kegiatan, Kapolda Kepri menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat atas dukungan yang telah diberikan. “Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kepercayaan publik. Polda Kepri akan selalu hadir untuk masyarakat—menjaga keamanan, memberikan perlindungan, dan menjadi bagian dari solusi,” ujar Kapolda.
Selamat Tahun Baru 2026. Mari bersama menjaga keamanan dan harmoni di Bunda Tanah Melayu, Negeri Segantang Lada yang kita cintai. (*/r)











