Sambut Kunjungan AHY ke Kepri, Bupati Aneng Perjuangkan Percepatan Infrastruktur Anambas
ANAMBAS (Sempadanpos.com) – Persiapan menyambut kedatangan Menteri Infrastruktur Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang dijadwalkan berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau khususnya Kota Batam, menjadi momentum penting bagi sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, Selasa (17/02/2026).
Kehadiran AHY yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Bagi Aneng, yang dikenal sebagai salah satu kader Demokrat di wilayah perbatasan, momen ini menjadi ruang strategis untuk membangun komunikasi sekaligus memperjuangkan kepentingan daerah.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah pusat, Aneng dituntut bergerak lebih lincah dan taktis. Ia harus mampu meyakinkan pemerintah pusat bahwa Kabupaten Kepulauan Anambas tetap layak menjadi prioritas pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur yang selama ini menjadi tantangan utama wilayah kepulauan.
Sebagai kepala daerah, Aneng dinilai telah mencatatkan langkah progresif dalam mendorong pembangunan Anambas. Di saat banyak daerah melakukan penyesuaian akibat kebijakan efisiensi, ia justru memperkuat komunikasi lintas kementerian dan mempererat sinergi dengan pemerintah pusat agar program pembangunan tidak terhenti.
Komitmennya sebagai kader partai sekaligus sebagai bupati diuji dalam situasi ini. Loyalitas politik, menurutnya, harus berjalan seiring dengan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Posisi strategis yang dimiliki tidak boleh dimaknai sebatas hubungan struktural, tetapi harus diterjemahkan dalam bentuk nyata bagi kemajuan daerah.
“Apapun yang saya lakukan bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas yang saya cintai,” tegas Aneng.
Kunjungan AHY ke Kepri diharapkan menjadi pintu masuk percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terluar tersebut. Harapannya, Anambas tidak lagi dipandang sebagai daerah pinggiran, melainkan sebagai beranda depan Indonesia yang layak mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. (Alex)











