UPBU Letung Gelar Forum Konsultasi Publik, Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Pelayanan Bandara
JEMAJA (Sempadanpos.com) – Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP), Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara penyelenggara pelayanan, pengguna jasa, masyarakat, serta para pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan, saran, dan pendapat terkait penyelenggaraan pelayanan di Bandar Udara Letung.
Forum ini bertujuan membangun pemahaman bersama sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan dan merumuskan langkah perbaikan agar pelayanan semakin efektif, transparan, serta sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa.
Selain itu, FKP menjadi bagian dari upaya penyempurnaan Standar Pelayanan (SP) Bandar Udara Letung agar seluruh aspek pelayanan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Kepala Bandara Letung, Denny Armanto, mengatakan bahwa pelaksanaan forum tersebut merupakan bentuk komitmen UPBU Kelas III Letung dalam membuka ruang partisipasi masyarakat terhadap penyusunan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan pelayanan publik.
Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan pengguna jasa akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah peningkatan mutu pelayanan bandara.
“Melalui forum ini, kami berupaya membuka ruang partisipasi masyarakat. Masukan dari pengguna jasa dapat menjadi bahan pertimbangan kami dalam menentukan langkah peningkatan mutu layanan bandara,” ungkap Denny.
Ia menjelaskan, sejumlah aspek menjadi perhatian dalam upaya peningkatan pelayanan, mulai dari kendala teknis pengisian survei hingga penyampaian informasi penerbangan kepada penumpang.
Terkait kendala koneksi jaringan yang menghambat pengisian survei, UPBU Letung berencana melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut. Kendala teknis itu juga akan disampaikan kepada pihak pusat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan proses verifikasi.
Selain itu, koordinasi akan terus diperkuat guna mendorong peningkatan ketersediaan transportasi lanjutan dari bandara menuju destinasi penumpang. Hal ini dinilai penting untuk mendukung kenyamanan masyarakat yang menggunakan jasa penerbangan.
“Koordinasi dengan pihak terkait juga akan terus dilakukan untuk mendorong peningkatan ketersediaan transportasi lanjutan dari bandara menuju tujuan penumpang,” tambahnya.
Penyampaian informasi mengenai perubahan jadwal maupun pembatalan penerbangan juga menjadi perhatian UPBU Letung. Penyebarluasan informasi kepada penumpang akan ditingkatkan melalui penguatan koordinasi dengan maskapai agar informasi dapat diterima secara jelas dan tepat waktu.
Dalam menghadapi kondisi cuaca buruk (bad weather), pemantauan informasi cuaca serta koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait juga akan diperkuat. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung keselamatan operasional penerbangan sekaligus memastikan penumpang mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi penerbangan.
Tidak hanya pelayanan penumpang, aspek angkutan kargo turut menjadi perhatian. UPBU Letung akan berkoordinasi dengan maskapai dan penyedia jasa kargo untuk meningkatkan ketersediaan informasi mengenai tarif pengiriman, jenis barang yang dapat dikirim, serta prosedur penerimaan barang.
Pemanfaatan media informasi dan komunikasi juga akan dioptimalkan agar masyarakat lebih mudah memperoleh informasi mengenai layanan angkutan kargo di Bandar Udara Letung.
Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, PermenPANRB Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan, serta PermenPANRB Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penjenjangan Kinerja Instansi Pemerintah.
Selain itu, kegiatan ini juga memperhatikan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2023 tentang Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandar Udara dan dokumen Standar Pelayanan Bandar Udara Letung Nomor AU.003/1/IX/UPBU-LTG/2025.
Melalui forum tersebut, berbagai aspirasi masyarakat diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi rencana perbaikan pelayanan yang terukur. Hasil kegiatan juga akan dituangkan dalam dokumentasi berupa berita acara atau notulen sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan Standar Pelayanan Bandar Udara Letung.
Dengan adanya Forum Konsultasi Publik ini, UPBU Kelas III Letung berharap pelayanan kebandarudaraan semakin responsif, informatif, dan transparan serta mampu memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi seluruh pengguna jasa.
(Alex)










