Aliasar Desak Sekwan DPRD Lingga dan ASN untuk Tes Urine Terkait Dugaan Intimidasi
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Wartawan Radar Kepri, Aliasar, meminta agar Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lingga, Saparuddin, dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah kepemimpinan Bupati Lingga M. Nizar menjalani tes urine atau darah. Permintaan ini disampaikan Aliasar setelah dirinya merasa terintimidasi oleh ancaman yang diduga datang dari Saparuddin.
Aliasar menyampaikan bahwa apabila tindakan tersebut berkaitan dengan pemberitaan, Saparuddin seharusnya memahami adanya hak jawab untuk menanggapi. “Sebagai seorang pejabat publik, jika ada kekeliruan dalam penulisan, seharusnya ada hak jawab. Jika merasa dirugikan atau tercemar nama baiknya, sebaiknya dilaporkan ke Dewan Pers,” ujarnya.
Aliasar pun mempertanyakan kondisi emosional Saparuddin dan menduga adanya kemungkinan pengaruh zat tertentu. “Kalau hanya karena konsumsi alkohol, mungkin reaksinya tidak akan seberingas itu. Atau mungkin ada benda lain yang dikonsumsinya, yang tentunya hanya dia yang tahu,” tambahnya.
Selain itu, terkait dengan kasus ancaman dan intimidasi yang diterimanya, Aliasar mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Kepri dan berharap kasus tersebut diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. “Saya berharap laporan saya ke Polda Kepri agar diproses secara hukum,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut kebebasan pers dan kemungkinan adanya pelanggaran hak oleh pejabat publik terhadap wartawan.(dwi)











