Rahma Usulkan Anggaran Rp78 Miliar ke Pusat untuk Pembangunan Pasar Demi Peningkatan Ekonomi, Hendra Jaya: “Dengan Cucuran Air Mata, Beliau Berjuang untuk Rakyat”
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com)– Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, Calon Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, saat menjabat sebagai wali kota Tanjungpinang, mengajukan anggaran sebesar Rp78 miliar dari pemerintah pusat untuk pembangunan pasar di Tanjungpinang. Usulan ini disampaikan Rahma secara langsung, tanpa perantara kepala dinas, sebagai bentuk komitmen dan perhatian penuh untuk kesejahteraan masyarakat.
Hal ini diungkapkan oleh anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Hendra Jaya, saat mendampingi Rahma dalam kampanye di Perum Griya Senggarang Permai pada Minggu malam (3/11/24).
Hendra menuturkan bahwa Rahma telah berjuang keras dengan penuh keteguhan untuk anggaran tersebut. “Beliau memperjuangkan ini dengan cucuran air mata demi kesejahteraan rakyat. Alhamdulillah, meskipun masa pandemi COVID-19, Rahma tetap mampu mengelola keuangan pemerintahan dengan baik,” ujar Hendra dengan penuh apresiasi.
Lebih lanjut, Hendra memuji kemampuan Rahma dalam mengelola anggaran pemerintah secara bijaksana. “Kami di DPRD sangat mengapresiasi Ibu Rahma yang telah menunjukkan kepemimpinan luar biasa. Pemimpin seperti ini patut dilanjutkan,” katanya.
Sebagai Wali Kota, Rahma berupaya tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semata, tetapi juga menggali berbagai sumber pendanaan lain, termasuk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dana yang ia kelola tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik, tetapi juga mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Industri Kecil Menengah (IKM), serta pemberian beasiswa pendidikan.
Meskipun tidak membagikan sembako dalam kampanye, antusiasme warga tetap tinggi. Ratusan warga hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pemimpin yang fokus pada program-program pro-rakyat, dengan visi nyata untuk kemajuan Tanjungpinang.
Bobi, Ketua RT setempat, turut mendukung Rahma dengan menyediakan tempat untuk kampanye. “Kalau ada yang kasih beras, ya ambil saja, saya tidak melarang,” ujar Bobi. “Namun, jangan sampai kita mau dibeli atau dipaksa. Pilihlah pemimpin yang memiliki program nyata untuk Tanjungpinang yang lebih maju dan gemilang,” tambahnya.(dwi)











