Kepala Desa se-Pulau Jemaja Nyatakan Dukungan Penuh Pengoperasian Pelabuhan Letung: Dorong Konektivitas dan Ekonomi Kepulauan
ANAMBAS (Sempadanpos.com)– Seluruh kepala desa di Pulau Jemaja menyatakan dukungan penuh terhadap pengoperasian Pelabuhan Penyeberangan Letung di Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, pada Rabu (5/11/2025). Pelabuhan ini kini resmi melayani rute pelayaran Uban (Bintan) – Letung – Matak – Ranai (Natuna) dan sebaliknya.
Kehadiran pelabuhan tersebut diharapkan menjadi jalur utama mobilitas barang dan penumpang antar daerah di wilayah Kepulauan Riau hingga Natuna, sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat kepulauan.
Dukungan para kepala desa disampaikan langsung oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (Bamus) Jemaja, Deva Syafutra, mewakili seluruh kepala desa se-Pulau Jemaja.
“Kami, Kepala Desa se-Pulau Jemaja, sangat mendukung pengoperasian Pelabuhan Letung. Kehadiran pelabuhan dan kapal penyeberangan KMP Bahtera Nusantara 01 akan mempercepat arus barang dan mobilitas masyarakat, serta membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi desa-desa di Pulau Jemaja,” ujar Deva saat diwawancarai.
Pulau Jemaja terdiri dari tiga kecamatan, yakni:
Kecamatan Jemaja: Desa Rewak, Landak, Batu Berapit, Mampok, dan Air Biru.
Kecamatan Jemaja Timur: Desa Kuala Maras, Genting Pulur, Ulu Maras, dan Bukit Padi.
Kecamatan Jemaja Barat: Desa Keramut, Impol, dan Sunggak.
Seluruh desa tersebut kini telah membentuk Koperasi Merah Putih, sesuai dengan program nasional Presiden RI Prabowo Subianto. Koperasi ini disiapkan untuk mengembangkan bisnis berbasis desa, meliputi perdagangan antar pulau, usaha logistik, serta sektor usaha mikro dan kelompok masyarakat.
“Dengan adanya akses kapal penyeberangan ini, koperasi di desa-desa dapat mengirim dan menerima barang dengan lebih mudah dan biaya angkut yang lebih terjangkau. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan kelompok usaha,” tambah Deva.
Pengoperasian KMP Bahtera Nusantara 01 dari Pelabuhan Letung diyakini menjadi penunjang strategis peningkatan ekonomi lokal, terutama dalam pengiriman hasil pertanian, perikanan, dan kebutuhan pokok dari serta ke Pulau Jemaja.
Dengan dukungan penuh pemerintah desa dan peran aktif koperasi di seluruh wilayah Pulau Jemaja, pelabuhan ini diharapkan menjadi titik awal kemajuan konektivitas, ekonomi kerakyatan, dan kesejahteraan masyarakat kepulauan.
(Alex)











