Ir Mustava Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Kadin Kepri Periode 2026–2031
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi memiliki nahkoda baru. Ir Mustava terpilih sebagai Ketua Umum Kadin Kepri periode 2026–2031, menggantikan Akhmad Maruf Maulana.
Pemilihan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) Kadin Provinsi Kepri ke-V. Ir Mustava terpilih secara aklamasi dengan dukungan penuh dari tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Kepri sebelumnya, Akhmad Maruf Maulana, ditarik untuk mengemban tugas di Kadin Pusat setelah memimpin Kadin Kepri selama dua periode.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Pusat, Erwin Aksa, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Akhmad Maruf Maulana yang dinilai berhasil membawa Kadin Kepri berkembang pesat.
“Saya bersyukur Pak Maruf telah mengawal Kadin Kepri selama 10 tahun atau dua periode. Kini telah hadir generasi penerus yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujar Erwin dalam acara yang digelar di Hotel Aston Tanjungpinang, Sabtu (3/1/2025).
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa Kadin merupakan mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam mendukung kebijakan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Jika ekonomi ingin terus maju dan berkembang, salah satu mitra utama yang harus kita gandeng adalah Kadin. Karena itu, kami menyambut baik kepengurusan Kadin Kepri yang baru,” kata Ansar.
Ketua Umum Kadin Kepri terpilih, Ir Mustava, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus memperkuat program-program yang telah dirintis oleh kepengurusan sebelumnya. Salah satu program prioritas yang akan terus dikembangkan adalah BBK Murah (Batam, Bintan, Karimun).
“Ke depan saya akan melanjutkan program yang sudah ada, khususnya BBK Murah, dengan memperkuat kerja sama bersama pemerintah daerah dan BP Batam,” ujar Mustava.
Ir Mustava sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Provinsi Kepri selama dua periode, yakni 2015–2025. Ia dikenal aktif mengikuti dinamika serta perkembangan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau.
“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Kepri sangat baik, terutama ditopang oleh Kota Batam dan Kabupaten Bintan. Saat ini banyak investor yang masuk, seperti pengembangan Data Center di Nongsa Digital Park, KIE hasil kerja sama Telkom dan Singtel, serta EMARO yang telah berkembang dengan 29 lini produksi,” tutur pria kelahiran Solok, Sumatera Barat tersebut.(dwi)











