Sejak Diterapkan E-Ticketing, Transaksi Cashless Pelabuhan Kepri Tumbuh 66% Dalam Setahun

TANJUNGPINANG (sempadanpos.com) — Transformasi digital layanan transportasi di Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan perkembangan positif. Implementasi digital ticketing di Kawasan Punggur, Sekupang, dan Tanjungpinang menunjukkan peningkatan adopsi kanal cashless.

Secara agregat, transaksi cashless meningkat hingga 66,4% dibandingkan periode sebelumnya, dengan pertumbuhan tertinggi mencapai sebesar 108% di Pelabuhan Tanjungpinang.

Di Indonesia, PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) menjadi salah satu perusahaan teknologi yang turut andil dalam menciptakan dan mengembangkan solusi digital untuk mendukung ekosistem transportasi.

Termasuk melalui sistem e-ticketing, boarding management system, pembayaran digital, dan pengelolaan data transaksi seiring dengan standar dan regulasi yang berlaku sesuai dengan e-ticketing Pelayaran Penumpang menurut Surat Edaran DJPL No. 33 Tahun 2023.

Salah satu indikatornya terlihat dari transaksi cashless di Pelabuhan Punggur, Sekupang, dan Tanjungpinang yang tumbuh 66,4% dalam satu tahun terakhir, dari yang semula 45.134 menjadi 75.097 transaksi. Porsi transaksi cashless terhadap total traffic juga meningkat dari 2% menjadi 5,2%.

Dibalik transformasi tersebut, PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) berperan sebagai mitra teknologi dan aplikator layanan ticketing yang menghadirkan pilihan transaksi online maupun onsite bagi pengguna jasa.

Satu Ekosistem, Dua Pilihan Ticketing
Melalui platform tiketkapal.com, masyarakat dapat membeli tiket kapal secara online sebelum tiba di pelabuhan. Sementara bagi penumpang yang membutuhkan pembelian tiket secara langsung, tersedia self-service kiosk di area pelabuhan.

Kombinasi kedua kanal tersebut menjadi salah satu keunggulan implementasi ticketing digital di Kepri secara online melalui tiketkapal.com, dan juga onsite melalui self-kiosk.

Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya menawarkan kemudahan bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan transaksi online, tetapi juga menyediakan alternatif layanan mandiri bagi penumpang yang tetap membutuhkan akses pembelian tiket di lokasi.

Dalam ekosistem tersebut, MKP berperan sebagai technology enabler dan aplikator ticketing, mulai dari sistem pemesanan tiket hingga kanal transaksi onsite.

Pertumbuhan transaksi cashless sebesar 66,4% menjadi salah satu bukti bahwa ekosistem digital tersebut mulai mendorong perubahan perilaku transaksi masyarakat.

Kedepan, model online ticketing plus self-service ticketing dapat menjadi fondasi untuk memperluas digitalisasi layanan transportasi sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih praktis, terintegrasi, dan seamless bagi masyarakat Kepri. (Red)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights