Jembatan Kayu Lapuk di Desa Landak Dikhawatirkan Roboh oleh Warga
ANAMBAS (Sempadanpos.com) – Masyarakat Desa Landak, Kecamatan Jemaja, mengeluhkan kondisi jembatan kayu di RT 001 RW 001 yang semakin lapuk dan mengkhawatirkan. Papan-papan kayu pada jembatan tersebut sudah tidak bisa dilekatkan dengan paku karena kondisinya yang sangat rusak dan tidak layak lagi untuk digunakan sebagai akses berlalu lalang.
Salah seorang warga, Armizon, menyebutkan bahwa jembatan tersebut sudah tidak layak dilalui karena beberapa bagian kayu sudah lapuk dan patah. “Kondisi jembatan saat ini sudah tak layak dilewati karena beberapa bagian kayu sudah lapuk dan patah. Meskipun sering diperbaiki secara gotong royong oleh warga, tetap saja rusak kembali. Jembatan ini sudah belasan tahun dibangun dan seharusnya dibongkar total dan diganti baru,” ujarnya, Jumat, 18 Juli 2024.
Warga sangat berharap adanya alternatif baru dari pemerintah agar akses ke rumah-rumah di sepanjang jembatan tersebut dapat dilalui dengan aman. “Harapan kami kepada pemerintah agar jembatan ini bisa dibangun baru dengan bangunan permanen sehingga tidak ada lagi perbaikan yang berkepanjangan. Kami ingin melintasi jembatan ini dengan aman dan lancar,” harap Armizon.
Alex Azhar, Ketua RT 01 Desa Landak, membenarkan harapan masyarakat untuk pembangunan jembatan sepanjang 150×2 meter tersebut. “Kami berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi ini dan membangun jembatan baru dengan bangunan beton, karena jembatan ini merupakan akses utama bagi warga untuk menuju ke jalan umum. Tidak ada akses lain untuk menuju ke jalan umum,” ujarnya.
Untuk sementara waktu, jembatan ini masih akan dipakai sebagai akses lalu lalang warga setempat. Meskipun selalu diperbaiki, kemungkinan besar jembatan ini akan rusak kembali jika tidak diganti, dan dikhawatirkan bisa roboh saat dilewati terus-menerus oleh warga,” tutupnya.(Alex)











