Banjir Rob Kembali Terjang Tanjung Uban, Toko dan Rumah Warga Terendam

BINTAN (Sempadanpos.com) – Banjir rob atau banjir pesisir kembali melanda Kota Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kamis (8/1/2026). Air laut pasang menggenangi pusat pertokoan, ruas jalan utama, hingga rumah warga yang berada di kawasan pesisir.

Genangan air terlihat jelas di kawasan Pelantar Tanjung Uban. Sejumlah toko pakaian di sepanjang Jalan Merdeka terendam air laut dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa. Seorang pedagang pakaian mengungkapkan, banjir rob sebenarnya sudah terjadi sejak awal Januari 2026, namun kondisi kali ini dinilai lebih parah.

 

“Banjir rob sudah terjadi sejak awal Januari, tapi hari ini airnya lebih tinggi karena masuk sampai ke dalam toko,” ujarnya.

 

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah anak-anak di Jalan Merdeka terlihat memanfaatkan genangan air untuk bermain dan berenang di ruas jalan serta halaman pertokoan yang terendam banjir.

 

Menanggapi kejadian ini, Ketua Pemuda Pancasila Bintan Utara sekaligus Sekretaris Aliansi Masyarakat Bintan Bagian Utara, Tauhid, menegaskan bahwa banjir rob di Tanjung Uban memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan dinas terkait.

 

“Kami meminta pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, karena Tanjung Uban merupakan pintu masuk wisatawan. Jika terus dibiarkan, tentu akan berdampak pada perekonomian masyarakat,” kata Tauhid.

 

Ia juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang kerap terjadi setiap tahun. Menurutnya, selain pasrah terhadap kondisi alam, masyarakat juga perlu melakukan langkah antisipasi.

 

“Fenomena banjir rob ini terjadi setiap tahun. Jangan sampai barang-barang berharga terendam air laut. Antisipasi tetap perlu dilakukan,” tambahnya.

 

Banjir rob memang telah menjadi langganan tahunan bagi warga Tanjung Uban. Meski demikian, kewaspadaan dan kesiapsiagaan tetap dibutuhkan untuk meminimalkan dampak kerusakan serta kerugian yang dialami masyarakat. Warga diimbau untuk tetap waspada dan menjaga barang-barang berharga dari genangan air laut.(Adi)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights