Empat UPT Pemasyarakatan Bentuk Desa Binaan di Bintan, HBP ke-62 Dirayakan dengan Aksi Nyata
BINTAN (Sempadanpos.com) – Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung berbeda. Tanpa seremoni kaku, empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan serentak melaksanakan aksi nyata dengan membentuk Desa Binaan Pemasyarakatan di Kampung Banjar Lama, KM 18, Gunung Kijang, Sabtu (25/4/2026).
Sejak pukul 07.30 WIB, suasana di lahan perkebunan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia sudah dipenuhi aktivitas. Petugas dari Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Bapas Kelas I Tanjungpinang, serta LPKA Kelas IIA Batam tampak membaur bersama masyarakat dalam kegiatan gotong royong.
Empat kepala UPT turut hadir dan terlibat langsung di lapangan. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, bersama jajaran pejabat struktural bahkan ikut mencangkul dan membantu pengolahan lahan milik KWT Dahlia.
Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan pupuk secara simbolis guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian kelompok tersebut. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyiapkan bedeng serta memperluas area tanam.
Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman bibit ubi kledek secara serentak. Aksi ini menjadi simbol kolaborasi antara pemasyarakatan dan masyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.
Fauzi Harahap menegaskan bahwa peringatan HBP tahun ini menjadi momentum untuk menunjukkan kerja nyata kepada masyarakat. “HBP ke-62 ini momentum untuk kerja nyata. Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat kehadiran pemasyarakatan. Lewat Desa Binaan, kami bantu KWT Dahlia agar lebih berdaya. Ini juga cara kami menepis stigma bahwa lapas hanya soal penjara,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kekompakan empat UPT menunjukkan soliditas pemasyarakatan di Kepri dalam membangun sinergi. “Kami membina warga binaan di dalam, dan kami juga membina kemitraan di luar. Pertanian ini baru awal, ke depan akan ada pendampingan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, hubungan antara petugas pemasyarakatan dan masyarakat Kampung Banjar Lama semakin erat. Selain itu, lahan tanam ubi kledek KWT Dahlia berhasil diperluas dengan dukungan pupuk untuk musim tanam mendatang.
Program Desa Binaan Pemasyarakatan ini diharapkan menjadi jembatan pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat citra positif institusi pemasyarakatan melalui kontribusi langsung di tengah masyarakat.(dev)










