Kapolda Kepri Tegaskan Deteksi Dini, Keamanan Investasi Jadi Prioritas

BINTAN (Sempadanpos.com) – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya penguatan deteksi dini dan mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Kepri.

 

Penegasan itu disampaikan saat membuka Gelar Operasional Polda Kepri Tahun 2026 yang digelar di Holiday Inn Resort Bintan Lagoi, Kabupaten Bintan, Kamis (10/9/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta dan Kapolres jajaran serta para Kabagops.

 

Dalam arahannya, Asep meminta seluruh jajaran mampu membaca potensi gangguan keamanan sejak dini sehingga persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

 

Menurutnya, posisi Kepulauan Riau sebagai wilayah perbatasan, jalur perdagangan internasional, kawasan industri, pariwisata, dan investasi membutuhkan situasi keamanan yang kondusif serta kepastian hukum.

 

“Secure Kepri for Secure Investment. Kepri harus aman, dan keamanan tersebut harus memberikan rasa percaya kepada masyarakat, dunia usaha maupun investor bahwa mereka dapat menjalankan kegiatan secara aman, tertib, dan mendapatkan kepastian hukum,” tegas Kapolda Kepri.

 

Asep juga meminta jajaran kepolisian tidak menunggu suatu persoalan berkembang menjadi konflik terbuka. Terhadap potensi persoalan antara masyarakat dan perusahaan, kelompok nelayan maupun pihak lainnya, Polri diminta mengedepankan komunikasi, pendekatan persuasif dan mediasi.

 

Namun, apabila ditemukan adanya tindakan yang memenuhi unsur pidana, Kapolda menegaskan proses penegakan hukum harus dilakukan secara terukur, profesional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Selain itu, pengendalian penyidikan dan penyelesaian laporan pengaduan masyarakat juga diminta untuk terus ditingkatkan. Setiap pimpinan harus mengetahui perkembangan perkara yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk kendala serta langkah penyelesaiannya.

 

Di sisi lain, keberhasilan jajaran dalam mengungkap perkara menonjol diminta dapat dikemas oleh Bidhumas sebagai success story. Hal itu dinilai penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui hasil penindakan, tetapi juga memahami proses kerja Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan dan penegakan hukum.

 

Menutup arahannya, Kapolda Kepri mengapresiasi seluruh jajaran yang selama ini telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kepulauan Riau tetap kondusif.

 

Ia meminta seluruh personel terus menjaga soliditas, integritas dan profesionalisme serta menerjemahkan setiap arahan pimpinan ke dalam langkah konkret dan terukur.

 

“Pastikan Kepulauan Riau tetap aman, kondusif, dan nyaman bagi masyarakat, serta mampu memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi pembangunan dan investasi,” tutupnya.

 

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

 

Masyarakat juga dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan gratis untuk memperoleh bantuan maupun menyampaikan pengaduan.

 

(dwi)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights