Kapolsek Bengkong Imbau Warga Waspada Penipuan Online Shop, Ini Tipsnya
BATAM (Sempadanpos.com)– Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, berbagai bentuk kejahatan siber turut meningkat. Salah satunya adalah penipuan berkedok online shop yang kian marak menyerang para pengguna internet, khususnya masyarakat umum.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bengkong, Iptu Yuli Endra, S.K.K.K, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan bijak dalam melakukan transaksi digital. Ia menyebut bahwa banyak korban penipuan online yang terjebak karena kurangnya kewaspadaan dan literasi digital.
“Harus utamakan hati-hati dan waspada dalam setiap transaksi digital dengan modus penipuan online. Jangan tergiur dengan iming-iming keuntungan besar dari pekerjaan mudah,” ujar Endra dalam keterangan persnya, Jumat (18/7/2025) sore.
Kapolsek menegaskan, masyarakat perlu mengenali berbagai jenis modus penipuan serta tidak sembarangan memberikan data pribadi di internet. Ia pun membagikan sejumlah tips untuk mencegah menjadi korban penipuan online:
* Jangan membagikan data pribadi seperti NIK, PIN, dan kode OTP kepada siapa pun.
* Waspadai customer service palsu yang mengaku dari bank, e-commerce, atau platform digital lainnya.
* Periksa reputasi penjual sebelum melakukan transaksi.
” Jangan mudah tergiur dengan harga terlalu murah.
” Hindari mengklik link mencurigakan atau mengunduh aplikasi dari sumber tak resmi.
* Blokir dan laporkan nomor yang mencurigakan melalui WhatsApp atau platform lainnya.
Tak hanya itu, Iptu Endra juga mendorong masyarakat untuk segera melapor ke pihak Kepolisian bila menjadi korban atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.
“Jangan ragu untuk melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang atau platform terkait agar bisa segera ditindaklanjuti,” ucap mantan Wakapolsek Sekupang itu.
Sebagai upaya preventif, jajaran Polsek Bengkong rutin melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media seperti brosur, banner WhatsApp, serta kunjungan langsung ke tempat wisata, perumahan, dan pusat perbelanjaan.
Selain memberikan edukasi terkait keamanan digital, petugas juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan selalu siaga terhadap potensi tindak kriminal lainnya seperti curanmor.
“Kami ingin masyarakat bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri—dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk kejahatan, baik daring maupun luring,” pungkas Kapolsek Endra.(Ham)











