Kapolsek Bengkong Temui Tokoh IKTK VII Koto Padang Pariaman, Ajak Jaga Kamtibmas dan Perkuat Persatuan
BATAM (Sempadanpos.com)– Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bengkong, Iptu Yuli Endra, S.K.K.K., menghadiri acara silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Tujuh Koto (IKTK) Kecamatan VII Koto Padang Pariaman yang digelar di Masjid Babusalam, Kelurahan Bengkong Indah Bawah, Kota Batam, Minggu (20/7/2025) malam.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini membahas isu strategis terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya tokoh adat, agama, dan pemuda asal Padang Pariaman yang berdomisili di Bengkong.
“Tatap muka ini sangat berarti bagi saya, selain sebagai bentuk dukungan terhadap saya yang baru menjabat sebagai Kapolsek Bengkong, juga menjadi momen penting untuk membahas isu-isu Harkamtibmas bersama tokoh-tokoh masyarakat,” ujar Iptu Yuli Endra, Senin (21/7) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Endra menyampaikan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Bengkong. Ia juga menyebutkan akan melanjutkan program-program positif dari kepemimpinan sebelumnya dan meminta dukungan penuh dari masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
“Selama menjabat sebagai Kapolsek, saya berkomitmen menjalankan tugas dengan baik. Namun, tentu saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk IKTK, untuk bersama menjaga Kamtibmas di wilayah kita,” tegas mantan Wakapolsek Sekupang itu.
Endra menilai pertemuan dengan para tokoh masyarakat, adat, dan agama seperti ini sangat penting sebagai bagian dari upaya menjalin sinergitas antara aparat dan warga. Ia berharap IKTK VII Koto terus berperan aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di tengah tantangan sosial kemasyarakatan yang dinamis.
“Kerjasama yang baik antara kepolisian dan tokoh-tokoh masyarakat harus terus dipelihara. Dengan begitu, keharmonisan dan rasa aman di Bengkong, bahkan Kota Batam secara umum, bisa terus kita jaga,” pungkasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun hubungan erat antara kepolisian dan komunitas masyarakat adat, demi menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan penuh persatuan.(ham)











