Masyarakat Tanjungpinang Mempertanyakan Kartu “Bima Sakti” Program Unggulan Lis-Raja
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com)-Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Raja Ariza, telah resmi memperkenalkan visi, misi, serta program unggulan yang mereka usung untuk membangun Tanjungpinang menjadi kota yang lebih baik, sejahtera, dan tertata. Melalui konsep besar bertajuk “Bima Sakti: Berbenah Menuju Tanjungpinang Kota yang Berbudaya, Indah, Melayani, dan Aman untuk Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera, Agamis, Kreatif, Berteknologi, dan Berintegritas,” pasangan Lis–Raja berkomitmen menghadirkan transformasi menyeluruh bagi kota, Sabtu (15/11/25).
Visi tersebut diwujudkan melalui enam misi besar yang menjadi fondasi pembangunan ke depan, yaitu:
1. Pembenahan Kota Tanjungpinang.
2. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.
3. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.
4. Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.
5. Pendidikan Keagamaan dan Kebudayaan.
6. Tanjungpinang Berbenah: Solusi untuk Masalah Kompleks Kota.
Lis–Raja menyampaikan bahwa visi dan misi ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap berbagai persoalan yang membelenggu Tanjungpinang dalam lima tahun terakhir. Salah satu sorotan utama adalah pertumbuhan ekonomi yang terus menurun. Pada masa kepemimpinan Lis Darmansyah sebagai Wali Kota (2013–2018), ekonomi Tanjungpinang tercatat sempat mencapai 7,78%. Namun, setelah periode tersebut, pertumbuhan terus melemah hingga berada di angka 4,92% pada 2023, menjadikan Tanjungpinang sebagai kota dengan peringkat keempat pertumbuhan terendah se-Provinsi Kepulauan Riau.
Selain ekonomi, berbagai masalah lain turut menjadi perhatian, seperti penataan kota yang semrawut, kualitas pendidikan yang menurun, pelayanan kesehatan yang belum optimal, serta kesenjangan sosial akibat distribusi bantuan yang tidak merata.
Program Unggulan “Kartu Tanjungpinang Berbenah”
Untuk menjawab tantangan tersebut, Lis–Raja menawarkan beberapa program unggulan yang dirancang melalui “Kartu Tanjungpinang Berbenah.” Program ini meliputi berbagai sektor strategis:
Pendidikan Gratis 100%
Menjamin pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP, termasuk seragam, sepatu, tas, buku, dan LKS. Program ini bertujuan memastikan seluruh anak di Tanjungpinang mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa beban biaya.
Subsidi Air Bersih bagi Warga Tidak Mampu
Program ini memastikan distribusi air bersih yang lebih merata, terutama untuk warga kurang mampu dan masyarakat pesisir. Pembangunan infrastruktur perpipaan akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan air, khususnya saat musim kemarau.
Bantuan Usaha UMKM
Lis–Raja akan menyediakan bantuan permodalan, pelatihan, dan fasilitas pendukung guna meningkatkan daya saing UMKM serta mendorong kemandirian pelaku usaha kecil di Tanjungpinang.
Insentif Imam Masjid, Guru Ngaji, dan Petugas Sosial
Program ini memberikan penghargaan berupa insentif kepada para pekerja sosial seperti Imam Masjid, Guru Ngaji, Guru Agama, dan petugas Posyandu atas kontribusi mereka kepada masyarakat.
Di tengah peluncuran program ini, yang hingga kini belum terlaksana sejumlah warga menyampaikan harapan agar pemerintah tidak lagi menjadikan efisiensi anggaran sebagai alasan untuk menunda program yang menyentuh langsung masyarakat. Karena info yang tersebar Pemerintah akan memperbaiki gedung gonggong.
“Daripada memperbaiki gedung Gonggong, lebih baik selesaikan janji-janji dulu,” ujar seorang warga yang berharap agar prioritas pembangunan berpihak pada kebutuhan masyarakat luas. (Red)











