Pelajar Anambas Ditanamkan Kesadaran Berlalu Lintas, Taat Aturan Bukan karena Takut Polisi

ANAMBAS (Sempadanpos.com)– Kesadaran untuk menaati aturan lalu lintas perlu ditanamkan sejak bangku sekolah. Kepatuhan bukan semata-mata karena takut kepada polisi atau sanksi, melainkan lahir dari kesadaran untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

 

Pesan tersebut disampaikan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Anambas kepada para pelajar SMP Negeri 1 Siantan melalui program Police Goes To School, Selasa (8/9/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, IPDA Heru Lesmono, S.E., M.M., mengajak para pelajar menjadikan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan sebagai kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Tertib di jalan bukan karena takut polisi, tetapi karena kita ingin selamat dan tidak membahayakan orang lain,” pesan Heru.

 

Menurutnya, kesadaran berlalu lintas harus diinternalisasikan sejak dini. Kebiasaan positif yang dibangun sejak sekolah akan menjadi bekal penting bagi pelajar ketika tumbuh dewasa.

 

Disiplin yang telah menjadi kebiasaan diharapkan membentuk pribadi yang bertanggung jawab, menghargai aturan, peduli terhadap keselamatan serta mampu mengambil keputusan dengan mempertimbangkan kepentingan orang lain.

 

“Kalau disiplin sudah menjadi kebiasaan sejak sekolah, ketika dewasa nanti nilai itu akan menjadi bagian dari diri mereka,” ujarnya.

 

Heru juga mengingatkan bahwa menjadi pelajar hebat tidak hanya diukur dari prestasi akademik. Sikap disiplin, menghormati guru dan orang tua, menjaga pergaulan serta berani menjadi contoh positif bagi teman merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi unggul.

 

Pendidikan Karakter Dimulai dari Kebiasaan

 

Terpisah, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., mengatakan pembentukan karakter generasi muda membutuhkan proses, konsistensi dan keteladanan dari lingkungan sekitar.

 

Ia menegaskan, kesadaran menaati aturan lalu lintas harus dibangun sejak dini sehingga kepatuhan tidak hanya muncul ketika ada pengawasan polisi atau karena takut terhadap sanksi.

 

“Kesadaran untuk menaati aturan berlalu lintas harus diinternalisasikan sejak dini. Apa yang ditanamkan dan dibiasakan sejak sekolah akan berdampak ketika mereka dewasa. Mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, menghargai aturan dan mampu mengutamakan keselamatan diri maupun orang lain,” kata Kapolres.

 

Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui nasihat. Keteladanan yang diberikan guru, orang tua dan lingkungan sekitar juga memiliki peran besar dalam membentuk perilaku anak.

 

“Kebiasaan baik harus ditanamkan sejak sekolah. Anak-anak tidak hanya belajar dari apa yang kita sampaikan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat,” ujarnya.

 

Kapolres berharap program Police Goes To School tidak berhenti pada penyampaian aturan lalu lintas, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran yang kemudian diterapkan para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.

 

Sekolah Bukan Hanya Tempat Belajar

 

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kepulauan Anambas berupaya mendekatkan kepolisian dengan dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran pelajar mengenai pentingnya disiplin, keselamatan dan tanggung jawab.

 

Pesan yang disampaikan pun sederhana, namun penting: taat aturan bukan karena takut dihukum, tetapi karena sadar bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab diri sendiri dan orang lain.

 

Bagi para guru, kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter merupakan proses bersama. Keteladanan yang ditunjukkan di sekolah dapat menjadi contoh yang dibawa siswa hingga mereka dewasa.

 

Sebab, kebiasaan kecil yang ditanamkan hari ini dapat membentuk karakter besar di kemudian hari.

 

Pelajar yang terbiasa disiplin sejak dini diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian dan rasa tanggung jawab.

 

Dari sekolah, kesadaran dibangun. Dari kebiasaan, karakter tumbuh. Dan dari karakter yang baik, lahir generasi masa depan yang mampu menjaga keselamatan, menghargai aturan serta menjadi teladan bagi lingkungannya.(dwi)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights