TNI-Polri dan Warga Bahu-Membahu Bantu Warga Sakit Naik Kapal di Tarempa

ANAMBAS (Sempadanpos.com) – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terlihat di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Personel TNI dari Lanal Tarempa, Satpolairud Polres Kepulauan Anambas, bersama masyarakat bahu-membahu membantu seorang warga yang sedang sakit untuk naik ke kapal, Sabtu (12/9/26).

 

Dengan penuh kehati-hatian, personel TNI, Polri dan warga saling berpegangan serta mengangkat warga tersebut agar dapat menaiki kapal dengan aman. Mereka memastikan proses evakuasi sederhana itu berlangsung lancar hingga warga berhasil masuk ke dalam kapal.

 

Momen tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya semangat kebersamaan di tengah masyarakat wilayah kepulauan. Tidak terlihat sekat antara petugas dan masyarakat. Yang tampak adalah kepedulian untuk membantu warga yang sedang membutuhkan pertolongan.

 

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., mengatakan kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari pengabdian yang harus terus ditanamkan kepada setiap personel.

 

“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kita harus hadir. Tidak harus menunggu sesuatu yang besar. Pertolongan sederhana kepada masyarakat juga merupakan bentuk pengabdian,” ujar Kapolres.

 

Menurutnya, kebersamaan antara TNI, Polri dan masyarakat menjadi kekuatan penting, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki karakter geografis serta akses transportasi yang berbeda dengan daerah lainnya.

 

“Yang kita bangun bukan hanya keamanan, tetapi juga rasa kebersamaan. TNI, Polri dan masyarakat harus saling membantu dan saling menguatkan,” katanya.

 

Kehadiran personel TNI dan Polri dalam membantu warga tersebut bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan kemanusiaan yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

 

Bagi warga yang sedang sakit, bantuan untuk sekadar menaiki kapal mungkin terlihat sederhana. Namun, ketika kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk bergerak secara mandiri, uluran tangan dari orang lain menjadi pertolongan yang sangat berarti.

 

Aksi sederhana di Pelabuhan Tarempa itu sekaligus menjadi pesan bahwa kemanusiaan tidak mengenal seragam. Ketika tangan terulur untuk membantu dan tangan lainnya menyambut, semangat gotong royong serta kepedulian terhadap sesama benar-benar terasa.

 

(Dwi)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights