Insiden Penikaman di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang: Pelaku Ditindak Tegas

TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com)-Dalam beberapa minggu terakhir, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menjadi sorotan setelah terjadi insiden penikaman yang melibatkan seorang narapidana. Peristiwa ini mengguncang ketenangan di lingkungan penjara dan memicu reaksi cepat dari pihak berwenang, Selasa (2/7/2024),

Dalam sebuah pertemuan dengan media di Kedai Kopi Batu 10, Kecamatan Tanjungpinang Timur, pihak humas Lapas Kelas II Tanjungpinang, Kurniadi, yang juga merupakan staf pengamanan Lapas, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyampaikan informasi penting mengenai insiden ini yang melibatkan narapidana bernama Raju sebagai pelaku penikaman. Raju tahanan Narkoba yang di kenakan hukuman seumur hidup sebelum berada di Lapas Narkotika Raju merupakan Tahanan pindahan dari Lapas Batam.

Menurut Kurniadi, Raju menggunakan gunting sebagai alat untuk melukai enam korban lainnya. “Kami telah mengambil tindakan tegas terhadap Raju. Saat ini, dia sedang menjalani hukuman strapsel, dan kami akan memberikan sanksi tambahan dengan mencabut hak-haknya. Jika tidak ada perubahan perilaku, kami bahkan bisa memindahkannya dari Lapas Narkotika,” tegas Kurniadi dalam pernyataannya.

Pihak kepolisian wilayah juga telah mengetahui insiden ini dan proses perdamaian antara pelaku dan korban sudah terlaksana. “Upaya ini dilakukan untuk mengembalikan situasi menjadi lebih kondusif dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” lanjut Kurniadi.

Pada kesempatan itu, Kurniadi menambahkan bahwa Lapas akan meningkatkan pengawasan dan memperketat protokol keamanan untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi. “Kita tetap meningkatkan pengawasan dan memperketat protokol keamanan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Selain insiden penikaman, ada juga penangkapan dua wanita pengunjung yang hendak melakukan bezuk seorang tahanan bernama Erwin. Saat dilakukan penggeledahan barang bawaan, ditemukan sabu. Kurniadi membenarkan hal tersebut dan menyatakan bahwa kedua wanita tersebut sudah diserahkan ke pihak Polres Bintan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. “Informasi yang saya peroleh kejadian semalam siang, namun berapa banyak sabu yang diamankan saya belum mendapat info dari pihak polisi,” terangnya.(dwi)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights