Asosiasi Kopi Nusantara Resmi Dideklarasikan di Tanjungpinang, Dukung Pariwisata Kepri
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com)- Para pegiat kopi dari tujuh kabupaten/kota di Kepulauan Riau resmi mendeklarasikan terbentuknya Asosiasi Kopi Nusantara (AKN), Jumat (10/08) malam dalam acara Festival Kopi Merdeka di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Deklarasi ini dilakukan setelah suksesnya Kongres Kopi Nusantara yang digelar di studio mini Gedung Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (SSBA) di Jalan Ketapang. Sebanyak 50 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelaku perkebunan kopi, produsen, dan pengusaha kopi dari tujuh kabupaten/kota di Kepri, sepakat membentuk asosiasi tersebut.
Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Afitri Susanti, yang juga ketua pelaksana kongres, menyambut baik terbentuknya asosiasi ini. “Hadir dan terbentuknya Asosiasi Kopi Nusantara ini sebagai pendukung lahirnya destinasi wisata di Ibu Kota Provinsi Kepri,” ujarnya. Ia berharap, dengan adanya asosiasi ini, inovasi kopi di Indonesia, khususnya di Kepri, dapat terus berkembang.
“Asosiasi ini sudah lengkap, mulai dari pelaku yang menyajikan bahan baku, produsen kopi untuk dipasarkan, hingga pelaku usaha kedai kopi,” tambahnya. “Dinas Pariwisata Kepri tentu mendukung lahirnya asosiasi ini untuk menyemarakkan destinasi wisata, kita mulai dari Tanjungpinang, dari Kepri untuk Indonesia,” tegasnya.
Senada dengan itu, Isnaini Wahyu Wibowo juga merasa bersyukur atas terbentuknya Asosiasi Kopi Nusantara. “Alhamdulillah, kongres telah selesai dan disepakati pembentukan Asosiasi Kopi Nusantara,” ujar Bowo yang juga Ketua Tim Perumus Anggaran Dasar AKN.
Menurut Bowo, asosiasi ini lahir di ibu kota Provinsi Kepri dan siap mendukung pariwisata di wilayah tersebut. “Berdasarkan kesepakatan hasil kongres, Joko Yuhono, inisiator Festival Kopi Merdeka, diangkat menjadi Presiden Asosiasi Kopi Nusantara,” tutup Bowo.(dwi)











