BPBD Tanjungpinang Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang, Polisi Bantu Atur Lalu Lintas Saat Genangan Air Melanda

TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Tanjungpinang pada Minggu sore menyebabkan dua pohon tumbang di lokasi berbeda serta genangan air di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang bersama aparat kepolisian bertindak cepat untuk memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.

Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin, menjelaskan bahwa laporan pertama mengenai pohon tumbang diterima sekitar pukul 14.21 WIB. Pohon tersebut tumbang di Jalan Raja Haji Fisabilillah KM 8 Atas, tepatnya di depan Jalan Sri Andana, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari.

“Setelah mendapat laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung turun ke lokasi. Berkat bantuan warga, evakuasi berjalan lancar dan jalan kembali bisa dilalui. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Yamin.

Tak lama berselang, laporan kedua datang dari Lurah Air Raja terkait pohon tumbang di Perumahan Pesona Asri, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur. TRC bersama BPBD Provinsi Kepulauan Riau kembali dikerahkan dan berhasil mengevakuasi tanpa kendala.

Yamin menjelaskan, peristiwa ini merupakan bagian dari bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pohon tua dan lapuk di sekitar lingkungan.

“Tetap hati-hati saat hujan disertai angin kencang, terutama saat berkendara atau beraktivitas di luar rumah,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Yamin juga menyampaikan pesan Wali Kota Lis Darmansyah melalui program “Berbenah” dalam mewujudkan visi Bima Sakti, yang mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah banjir dan pohon tumbang.

Sementara itu, hujan deras juga menyebabkan genangan air di beberapa titik, salah satunya di Jalan Daeng Celak sekitar pukul 17.15 WIB. Tim Rescue Sat Samapta Polresta Tanjungpinang segera diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas.

Kasat Samapta Polresta Tanjungpinang AKP Adam Yurizal Sasono mengatakan bahwa empat personel tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB. Meski tidak ditemukan korban jiwa, ia mengingatkan warga untuk tetap waspada.

“Intensitas hujan yang tinggi dan angin kencang berpotensi menimbulkan bencana lain seperti banjir, pohon tumbang, atau tanah longsor,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengusulkan pemetaan wilayah rawan bencana sebagai upaya penanganan yang lebih cepat dan efisien ke depannya.

“Kami akan terus siaga dan mengutamakan keselamatan masyarakat,” tutup AKP Adam.

Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama BPBD dan aparat kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk sigap menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan segera melaporkan situasi darurat ke pihak berwenang.(dwi)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights