Buka Puasa dan Penutupan Pesantren Kilat, MTs Al-Ma’arif Jemaja Gaungkan Semangat “Ramadhan, Saatnya Reset Diri”

ANAMBAS (Sempadanpos.com) – Dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, MTs Al-Ma’arif Jemaja, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus penutupan Pesantren Kilat, Kamis (26/2/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

 

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Ps. Kanit Binmas Polsek Jemaja Aipda Yondrialis, Bhabinkamtibmas Kelurahan Letung, Desa Batu Berapit dan Desa Mampok. Briptu Fernando Siregar, Pembina MTs Al-Ma’arif Jemaja Abdullah Sani, S.Pd., Pengawas MTs Al-Ma’arif Jemaja Ibu Ani, para guru dan staf, serta seluruh siswa-siswi MTs Al-Ma’arif Jemaja.

 

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ananda Zahara. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Pembina Yayasan MTs Al-Ma’arif Jemaja sebelum tausiyah yang dibawakan oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Jemaja.

 

Dalam tausiyahnya bertema “Ramadhan, Saatnya Reset Diri Menjadi Lebih Baik”, Aipda Yondrialis menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

 

“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi perisai dari perbuatan tercela. Rasulullah SAW bersabda, ‘Puasa adalah perisai’ (HR. Bukhari dan Muslim). Perisai artinya benteng, yakni membentengi diri dari dosa dan kebiasaan buruk,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, membentengi diri dari dosa berarti menahan diri dari berkata bohong, marah, maupun berbuat curang. Selain itu, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik, seperti mengurangi bermain game dan penggunaan media sosial secara berlebihan, serta memperbanyak membaca Al-Qur’an dan menjaga tutur kata.

 

Mengacu pada QS. Al-Baqarah ayat 183, tujuan puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Karena itu, para siswa diharapkan menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan, memperbaiki hubungan sosial, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan akhlak mulia.

 

Beberapa poin penting yang ditekankan dalam tausiyah tersebut antara lain, Ramadan sebagai momentum perubahan dengan mengubah perilaku buruk menjadi lebih baik, menjaga kejujuran dalam berpuasa baik dalam ucapan maupun perbuatan agar bernilai pahala, serta belajar sabar dan menahan hawa nafsu, termasuk dalam proses belajar dan pergaulan sehari-hari.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana penuh kebersamaan.

 

Melalui kegiatan ini, terjalin silaturahmi yang baik antara pihak kepolisian dengan pihak sekolah guna meningkatkan koordinasi ke depan. Momentum Ramadan ini juga semakin mempererat rasa kebersamaan serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh peserta yang hadir.

 

Sekira pukul 18.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan lancar.

 

(Alex)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights