Bupati Aneng dan Ketua Komisi II DPRD Koordinasi dengan PLN, Dua Mesin 600 kW Segera Hadir di Jemaja

JEMAJA (Sempadanpos.Com) – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Ayup, berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) ULP Letung Anambas untuk membahas gangguan pasokan listrik yang masih terjadi di Pulau Jemaja.

 

Koordinasi tersebut membahas kondisi pembangkit listrik, percepatan penanganan kerusakan mesin, serta rencana penambahan kapasitas pembangkit guna meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

 

Dalam pertemuan bersama Manajer PLN ULP Anambas, Fachri, dijelaskan bahwa gangguan listrik dipicu kerusakan pada salah satu mesin pembangkit berkapasitas 250 kilowatt (kW).

 

Kerusakan terjadi pada bagian connecting rod atau stang seher yang mengakibatkan kerusakan pada blok mesin (window block). Kondisi tersebut berdampak terhadap kapasitas pembangkitan listrik yang tersedia di Pulau Jemaja.

 

Untuk menjaga pelayanan kelistrikan dengan kapasitas pembangkit yang masih beroperasi, PLN sementara memberlakukan sistem pemadaman bergilir.

 

Bupati Aneng bersama Ayup meminta PLN mempercepat penanganan kerusakan mesin agar gangguan pasokan listrik tidak berlangsung berkepanjangan.

 

Selain itu, PLN diharapkan menyampaikan jadwal pemadaman secara jelas, berkala, dan mudah diakses masyarakat sehingga warga dapat mengantisipasi dampak pemadaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Dua Mesin Baru Berkapasitas Total 1,2 MW

 

Selain membahas kerusakan mesin, pertemuan tersebut juga menyoroti rencana kedatangan dua unit mesin pembangkit listrik baru untuk Pulau Jemaja.

 

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pertemuan, masing-masing mesin memiliki kapasitas 600 kW. Dengan demikian, kedua unit tersebut akan memiliki total kapasitas terpasang sebesar 1.200 kW atau 1,2 megawatt (MW).

 

Kedua mesin itu diperkirakan tiba di Pulau Jemaja dalam waktu sekitar satu bulan. Namun, jadwal tersebut masih berupa perkiraan dan perlu dipastikan lebih lanjut oleh PLN, termasuk tahapan pengiriman, pemasangan, pengujian, hingga pengoperasiannya.

 

Penambahan dua unit pembangkit tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi listrik sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jemaja.

 

Pemerintah daerah berharap rencana pengadaan mesin baru tersebut dapat direalisasikan sesuai jadwal agar kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik.

 

Masyarakat Menanti Listrik Kembali Normal

 

Sambil menunggu perbaikan mesin yang rusak dan kedatangan pembangkit baru, pemadaman bergilir masih diberlakukan dengan menyesuaikan kondisi serta kapasitas pembangkit yang tersedia.

 

Gangguan pasokan listrik menjadi perhatian pemerintah daerah dan DPRD karena listrik merupakan kebutuhan mendasar yang menunjang aktivitas rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, serta kegiatan ekonomi masyarakat.

 

Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan PLN dinilai penting untuk memastikan penanganan berjalan optimal dan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan perbaikan.

 

Dengan percepatan perbaikan mesin serta penambahan dua unit pembangkit baru, pasokan listrik di Pulau Jemaja diharapkan segera kembali stabil.

 

Keandalan listrik yang semakin baik juga diharapkan mampu mendukung kelancaran pelayanan publik, kegiatan pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kepulauan Anambas.

 

(Alex)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights