Bupati Cen Sui Lan Dorong Natuna Jadi Kapet Maritim Terpadu, Siap Terhubung ke 9 Negara
NATUNA (Sempadanpos.com) – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mulai menorehkan terobosan besar sejak menjabat sebagai bupati perempuan pertama hasil pemilihan langsung di Kepulauan Riau. Politisi Partai Golkar itu menghadirkan gagasan strategis untuk membawa Natuna bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, memanfaatkan posisi geografis yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, Sabtu (22/11/25).
Dalam pertemuannya dengan Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara, di Jakarta beberapa waktu lalu, Cen memaparkan rencana pengembangan Natuna menjadi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet). Untuk mewujudkannya, Pemkab Natuna menyiapkan lahan 30.000 hektare untuk Kapet serta 557 hektare untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Kapet tersebut dirancang sebagai kawasan maritim terintegrasi berskala megaproyek yang akan membuka akses langsung ke sembilan negara: Tiongkok, Vietnam, Thailand, Malaysia, Kamboja, Filipina, Brunei Darussalam, Singapura, dan Taiwan. Jika rencana ini terealisasi, Natuna berpotensi tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru di kawasan Laut Indonesia bagian utara.
“Kita ingin menjadikan Natuna bukan hanya sebagai pintu gerbang ekonomi, tetapi juga sebagai simpul strategis maritim nasional dan regional,” ujar Menteri Transmigrasi Iftitah, menyambut baik gagasan yang dibawa Bupati Cen.
Secara geografis, Natuna berada di jalur emas ALKI I dan II, menjadikannya kandidat kuat sebagai lokasi pengembangan pelabuhan laut internasional dan bandara internasional yang mampu menghubungkan Indonesia dengan kawasan Asia Tenggara hingga Asia Timur.
Dengan dukungan infrastruktur dan kebijakan yang tepat, Natuna dipandang memiliki peluang besar untuk naik kelas sebagai pusat ekonomi maritim baru di Indonesia.(red)











