Geber Kepri Desak Tindakan Tegas atas Rokok Non Cukai, Rencana Aksi Digelar 25 Agustus di Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Peredaran rokok non cukai di wilayah Kepulauan Riau kembali menjadi sorotan serius. Aliansi Gerakan Bersama (Geber) Kepri menilai maraknya penjualan rokok ilegal ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan pajak, tetapi juga berdampak buruk terhadap stabilitas ekonomi daerah.

Sebagai bentuk desakan terhadap aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, Geber Kepri akan menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 25 Agustus 2025, di depan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tanjungpinang. Aksi ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 200 orang dengan membawa spanduk, pengeras suara, dan atribut aksi lainnya.

Koordinator Lapangan Geber Kepri, Jusri Sabri, menyampaikan bahwa pihaknya telah resmi menyampaikan surat pemberitahuan aksi kepada pihak kepolisian.

“Hari ini kita Gerakan Bersama Kepri sudah antar surat unjuk rasa ke Satintelkam Polresta Tanjungpinang. Alhamdulillah sudah diterima oleh Wakasatintelkam,” ujar Jusri pada Selasa (19/8/2025).

Dalam pertemuan itu, Jusri didampingi oleh tokoh masyarakat Ustadz Riswandi, Ustadz Andi Rio, dan perwakilan LSM Getuk, Tengku Azhar. Ia menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar gertakan, melainkan bentuk nyata kepedulian rakyat terhadap maraknya pelanggaran hukum di sektor perdagangan.

“Terima kasih atas kerjasamanya dan tetap kompak untuk mempersiapkan gerakan kita nanti. Jangan sampai kita hanya dianggap gertak sambal,” lanjut Jusri.

Aksi yang mengusung slogan “Rokok Non Cukai = Merampok Negara, Saatnya Rakyat Bergerak!” ini akan membawa tiga tuntutan utama, yakni:

1. Mendesak aparat hukum menindak tegas distributor, pengecer, dan semua pihak yang terlibat dalam peredaran rokok non cukai.

2. Mendorong pemerintah daerah meningkatkan pengawasan secara intensif, termasuk hingga ke tingkat warung kecil.

3. Mengajak masyarakat luas untuk menghentikan praktik jual beli rokok non cukai demi memperkuat ekonomi daerah.

Jusri juga menyampaikan harapan agar pihak Polresta Tanjungpinang dapat berperan aktif dalam mengamankan jalannya aksi tersebut.

“Saya minta kerjasama antara Polresta Tanjungpinang dengan kita dalam mengamankan proses unjuk rasa nanti,” tutupnya.

Geber Kepri menegaskan bahwa gerakan ini akan terus berlanjut hingga ada tindakan nyata dari pihak berwenang dalam memberantas rokok ilegal di wilayah Kepulauan Riau.(red)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights