Kebakaran Lahan di Km 14 Air Raja Tanjungpinang Picu Asap Tebal, Warga Sempat Alami Gangguan Pernapasan
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Kebakaran lahan kosong terjadi di Jalan Daeng Kamboja Km 14, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Selasa (10/3/2026) sejak pukul 09.15 WIB.
Peristiwa tersebut menimbulkan kabut asap tebal yang mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan di sekitar lokasi. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembukaan lahan pertanian dengan cara dibakar.
Salah satu saksi, Dedi Efendi (39), warga Perumahan Jafanur, mengatakan kebakaran lahan tersebut sudah terjadi selama beberapa hari sehingga asapnya cukup mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar perumahan.
Bahkan, menurutnya, sejumlah anak di lingkungan perumahan sempat mengalami gangguan pernapasan akibat asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan tersebut.
“Karena asapnya semakin tebal dan mengganggu, kami melaporkannya kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan warga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Raja Bripka Sumando Sinaga bersama Babinsa dan Ketua RT setempat Aminudin langsung melakukan pengecekan ke lokasi serta menghubungi petugas pemadam kebakaran Kota Tanjungpinang.
Kasi Operasi Damkar Kota Tanjungpinang, Derry Ambari, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari warga terkait kebakaran lahan tersebut dan segera menurunkan satu unit armada Pemadam Kebakaran dari Sektor Bintan Center.
“Anggota Pemadam Kebakaran Pos Bintan Centre beserta anggota pos tiba di lokasi dan melakukan pemadaman dengan cara penyiraman menggunakan armada damkar. Selanjutnya anggota piket juga melakukan penginputan data atau informasi kejadian ini,” terang Derry.
Ia menyebutkan karakteristik lahan gambut menjadi salah satu faktor yang membuat api sulit dipadamkan dengan cepat karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah.
“Petugas tetap siaga di sekitar Perumahan Jafanur untuk memantau perkembangan api,” ujarnya.
Setelah upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam, sekitar pukul 15.50 WIB api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran bersama aparat dan warga setempat.
Dari hasil pendataan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 500 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.
Saat ini aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan dan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran lahan tersebut.(dwi)











