Lis-Raja Dianggap Terima Warisan Dua Masalah Besar dari Pemerintah Sebelumnya
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah-Raja Ariza (Lis-Raja), diprediksi akan menghadapi dua masalah besar yang diwariskan oleh pemerintah sebelumnya. Praktisi hukum Maskur Tilawahyu, SH, MH, menyatakan bahwa pada hari Senin, 3 Maret 2025, Lis-Raja akan bertemu langsung dengan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Tanjungpinang setelah dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 lalu. Namun, pelantikan tersebut diikuti dengan kegiatan retret yang mengharuskan seluruh kepala daerah, termasuk Lis-Raja, untuk hadir di Magelang.
Menurut Maskur, di tengah program efisiensi yang dicanangkan Presiden Prabowo, pasangan Lis-Raja harus menyelesaikan dua masalah besar yang diwariskan oleh pemerintahan sebelumnya, yaitu masalah utang ratusan miliar dan banyaknya honorer yang gagal lulus seleksi PPPK akibat pembatasan kuota oleh pemerintah sebelumnya.
Maskur mengungkapkan, untuk mengatasi masalah utang tersebut, Lis-Raja perlu melakukan audit investigatif untuk memastikan penyebab dan siapa yang bertanggung jawab atas utang tersebut. Ia juga menekankan pentingnya penerapan punishment terhadap kelalaian dalam pengelolaan anggaran. Selain itu, ia menyarankan agar APBD Perubahan segera dibahas untuk mempercepat pembayaran utang yang terhambat.
Masalah lainnya, terkait honorer yang gagal lulus seleksi PPPK, Maskur meminta agar dilakukan investigasi mendalam mengenai penyebab pembatasan kuota formasi PPPK yang merugikan honorer senior. Ia berharap, Lis-Raja dapat segera berkoordinasi dengan Kemenpan untuk memastikan honorer yang tidak lulus dapat diangkat sebagai PPPK di Pemko Tanjungpinang.
Maskur menilai kedua persoalan ini sebagai warisan buruk dari kinerja pemimpin sebelumnya dan khawatir akan mengganggu penerapan visi-misi Lis-Raja. Meski begitu, ia mengapresiasi pengalaman Lis-Raja dalam mengelola pemerintahan daerah, dengan Lis yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Tanjungpinang dan Raja Ariza yang pernah menjabat sebagai Penjabat Wali Kota.
Dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki, Maskur optimis bahwa Lis-Raja akan mampu membawa Tanjungpinang ke arah yang lebih baik, meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar. “Selamat bekerja, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Lis-Raja, kami percaya saudara berdua memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjadikan Tanjungpinang lebih baik dengan program BIMA SAKTI,” tutup Maskur.(red)











