Medco E&P Dorong Ekonomi Pesisir Anambas Lewat Program SUAR Berbasis Konservasi Mangrove

ANAMBAS (Sempadanpos.com)- Upaya menjaga kelestarian lingkungan kini berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Inilah semangat yang diusung Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P) melalui program SUAR (Scaling-Up Anambas Rural Smallholder) atau Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Desa Langir, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas. Program yang dimulai sejak September 2024 ini menjadi bukti nyata sinergi antara konservasi ekosistem mangrove dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

 

Program SUAR dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan melalui budidaya kepiting bakau (ketam) dan lebah madu kelulut (peket). Dua komoditas bernilai tinggi ini menjadi alternatif ekonomi sekaligus menjaga keanekaragaman hayati. “Kami ingin masyarakat pesisir tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam menjaga dan mengelola sumber daya alamnya secara berkelanjutan,” ujar Kemal A. Massi, Manager Field Relations & Community Enhancement Medco E&P Natuna, Jumat (28/11/2025).

 

Dengan pendekatan sekolah lapangan (SL) dan pembelajaran partisipatif, sebanyak 39 warga Desa Langir—laki-laki dan perempuan, mayoritas generasi muda—belajar mengenali potensi mangrove, menguasai teknik budidaya ketam dan lebah, serta mengelola kelompok usaha secara mandiri. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah model silvofishery, yaitu sistem budidaya perikanan yang dipadukan dengan konservasi mangrove. Masyarakat membangun keramba ketam di antara pepohonan mangrove dan menempatkan stup lebah di tepi hutan untuk memanfaatkan pakan alami.

 

Selain pelatihan teknis, program SUAR juga membentuk kelompok pembudidaya ketam dan peket (Pokdaya) sebagai motor ekonomi baru desa. “Yang membanggakan adalah semangat gotong royong dan rasa memiliki masyarakat. Mereka terlibat sejak perencanaan hingga evaluasi, dan inilah kunci keberlanjutan,” tambah Kemal.

 

Capaian program pun menggembirakan. Seluruh target kegiatan tercapai 100 persen, termasuk distribusi 200 bibit kepiting dan 125 stup lebah madu kepada kelompok masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan seperti menurunnya habitat kepiting akibat degradasi mangrove, masyarakat tetap beradaptasi dengan berbagai inovasi.

 

Kepala Desa Langir, Hendrison ST, menyampaikan bahwa pengembangan budidaya ketam dan lebah madu di desanya memiliki potensi besar. Ia menyambut baik hadirnya program SUAR dan berharap mampu meningkatkan ekonomi masyarakat secara luas. “Implementasi kegiatan ini merupakan jawaban dari apa yang sudah lama kami impikan,” ujarnya.

 

Salah satu penerima manfaat, Syambudi (34), telah merasakan dampaknya. Enam bulan belajar budidaya lebah peket membuatnya kini mampu memanen dan menjual madu sendiri. “Dulu saya hanya tahu madu peket itu obat sariawan, tapi lewat program SUAR saya belajar teknik beternak yang benar sampai akhirnya bisa panen,” ungkapnya. Dalam periode April hingga Oktober 2025, ia memasarkan 71 botol madu dengan nilai Rp3.550.000 dan berhasil menginduksi enam koloni baru senilai Rp4.800.000.

 

Manfaat juga dirasakan kelompok pembudidaya ketam bakau. Nopical, ketua kelompok, mengungkapkan bahwa pelatihan membuat mereka mampu menghasilkan ketam berbobot hingga 800 gram dan mulai mendapatkan tambahan penghasilan dari penjualan panen.

 

Program SUAR turut melibatkan perempuan dan anak muda, menciptakan dinamika baru di masyarakat. Semangat belajar, kolaborasi lintas generasi, dan kepedulian lingkungan tumbuh bersamaan. “Medco E&P percaya, keberlanjutan tidak cukup hanya menjaga lingkungan, tapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Kemal.

 

Sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), Medco E&P menunjukkan bahwa konservasi dan kesejahteraan dapat berjalan beriringan. Melalui kolaborasi perusahaan, pemerintah desa, lembaga lokal, dan masyarakat, program SUAR menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam berarti menjaga masa depan bersama.

 

(Alex)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights