Pembukaan Kampanye Pasangan Rahma-Rizha di Sei Jang Meriahkan dengan Pantun dan Bersatu Memilih Nomor 1
TANJUNGPINANG (Sempadanpos com)-Pasangan calon nomor urut 1, Rahma-Rizha, mengawali acara kampanye mereka dengan pantun yang menarik perhatian ratusan para pendukung yang tergabung dalam majelis taklim, Senin (21/10/24).
Rahma, dalam pidatonya, menjelaskan tentang solusi pasar sementara yang telah diadakan selama pembangunan Pasar Cik Puan. Rahma menegaskan bahwa pasar sementara tersebut bukanlah permanen, melainkan hanya sebagai solusi sementara bagi 790 pedagang yang dipindahkan.
“Saya tidak bisa menyelesaikan pembangunan pasar sebelum masa jabatan saya berakhir pada 10 September 2023. Saya hanya bisa melihat dari jauh bagaimana para pedagang nanti menempati gedung itu, karena saya sudah tidak punya kewenangan setelah masa jabatan berakhir,” ujar Rahma.
Ia juga mengimbau kepada para pedagang yang mengalami kesulitan finansial agar tetap menempati pasar sementara tanpa harus membayar terlebih dahulu, dengan harapan mereka bisa mulai berusaha dan baru membayar setelah mendapatkan penghasilan.
Rahma menyampaikan bahwa solusi pasar sementara ini penting agar tidak ada pedagang yang terlantar selama proses pembangunan. Pasar Cik Puan yang baru diharapkan bisa menjadi pusat ekonomi yang lebih baik setelah rampung.
Selain itu, Rahma menyentuh isu tentang potensi lokal yang belum sepenuhnya dimanfaatkan, seperti hasil laut. Ia mengajak masyarakat untuk lebih inovatif dalam memanfaatkan sumber daya lokal, seperti mengembangkan produk-produk berbasis ikan, termasuk ikan hiu yang kaya protein. Menurut Rahma, hal ini bisa menjadi terobosan baru dalam peningkatan gizi masyarakat.
“Saya yakin, jika kita bisa memanfaatkan kekayaan laut kita, terutama ikan hiu yang memiliki kandungan protein tinggi, kita bisa menciptakan produk-produk inovatif yang membantu pertumbuhan anak-anak kita,” tambahnya.
Kampanye Rahma-Rizha berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme, diakhiri dengan komitmen pasangan ini untuk terus memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat jika terpilih dalam Pilkada mendatang.(dwi)











