Pompong Nelayan Desa Mubur Pecah, Abdullah Dilaporkan Hilang di Laut Anambas

ANAMBAS – Sempadanpos.com – Abdullah (62), seorang nelayan asal Dusun Pian Pasir, Desa Mubur, Kecamatan Siantan Utara, dilaporkan hilang saat melaut pada Senin, 13 Januari 2025. Perahu pompong yang digunakannya ditemukan pecah dan terapung di perairan Desa Mubur, memicu kekhawatiran akan keselamatannya.

Menurut keterangan keluarga, Abdullah berangkat melaut menuju kebunnya di Pulau Senayan sekitar pukul 12.30 WIB. Ketika hingga sore hari ia belum kembali, keluarga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Siantan Utara bersama warga setempat langsung menggelar pencarian sejak pukul 19.20 WIB. Setelah beberapa jam menyusuri perairan, tim menemukan puing pompong yang diidentifikasi sebagai milik korban pada pukul 22.37 WIB. “Kemungkinan pompong pecah akibat cuaca buruk,” kata Nurdin, pihak keluarga korban.

Namun, karena cuaca semakin memburuk dan kondisi pencarian tidak memungkinkan, operasi dihentikan sementara pada malam hari. Pencarian dijadwalkan dilanjutkan, Selasa, 14 Januari 2025.

“Kami mengerahkan semua sumber daya yang ada dan berharap Abdullah segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Alex, anggota tim pencarian.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian masih berlangsung. Cuaca buruk di perairan Anambas menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat. Sementara itu, keluarga korban terus berharap adanya keajaiban yang membawa Abdullah kembali dengan selamat.(Alex)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights