Semarak HUT ke-79 RI, Polsek Bengkong dan Pordi Batam Gelar Lomba Domino Kamtibmas Bertabur Hadiah
BATAM (Sempadanpos.com)-
Polresta Barelang – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia (RI), Polsek Bengkong bersama Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Batam menggelar turnamen domino bertajuk Domino Kamtibmas. Acara yang dilangsungkan di Golden Cafe 2, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), ini berlangsung sejak Senin (19/8/2024).
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir, menyatakan bahwa turnamen yang terbuka untuk umum ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengasah kemampuan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga. “Kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-79 RI. Kami ingin masyarakat ikut bergembira melalui permainan domino yang digemari oleh berbagai kalangan,” ujar Kapolsek Doddy pada Selasa (20/8) sore.
Kapolsek berharap turnamen ini dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif di wilayah Bengkong. “Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi, kebersamaan, dan pembelajaran strategi serta kerja sama yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Kapolsek Doddy juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik Golden Cafe 2 serta panitia dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran acara. “Pertandingan final akan berlangsung sore ini untuk menentukan juaranya,” ungkapnya.
Bripka Yarli, Ketua Pelaksana, menambahkan bahwa turnamen ini juga bertujuan untuk menepis anggapan bahwa domino identik dengan perjudian. “Kami berharap turnamen ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan mempererat kebersamaan dalam memperingati HUT RI,” kata Bripka Yarli.
Ketua Pordi Batam, Eko Santoso, turut mengapresiasi pelaksanaan turnamen ini, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap permainan domino. “Gaple ini sangat diminati oleh berbagai lapisan masyarakat. Dengan adanya lomba ini, kami berharap dapat menyalurkan hobi masyarakat,” jelas Eko Santoso.
Kompetisi ini diikuti oleh 32 tim dengan sistem gugur dan tanpa biaya pendaftaran. Tim Baharuddin dan Abdul Rahman berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan seluruh lawannya dalam pertandingan tersebut.
(dwi)











