Usai Lebaran, Masyarakat Tanjungpinang Desak Walikota Lis Darmansyah Segera Rotasi Kepala OPD, Terutama Kepala BPPRD
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com)-
Setelah dilantiknya Lis Darmansyah dan Raja Ariza sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2025-2030, masyarakat Kota Tanjungpinang menaruh harapan besar terhadap pembenahan pemerintahan yang telah terbengkalai di masa kepemimpinan sebelumnya. Salah satu langkah yang diharapkan adalah rotasi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang diharapkan dapat memberikan perbaikan dalam pengelolaan dan pembangunan kota.
Ekonomi Kota Tanjungpinang yang terpuruk akibat buruknya pengelolaan pemerintahan di masa lalu, membuat masyarakat mendesak agar Walikota Lis Darmansyah segera mengambil langkah strategis dalam merotasi pimpinan OPD. Banyak kepala OPD yang dinilai memiliki catatan buruk dan tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, sehingga diharapkan bisa segera digantikan agar visi dan misi Bima Sakti yang diusung Lis-Raja dapat tercapai.
Salah satu posisi yang menjadi sorotan adalah Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPRD) yang dijabat oleh Said Alvie. Sejak dilantik oleh Walikota Rahma pada tahun 2023, BPPRD selalu gagal mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang berdampak pada postur APBD yang defisit. Kegagalan ini memperburuk ketidakseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran daerah, yang mengancam kestabilan keuangan Kota Tanjungpinang.
Said Alvie juga sering menjadi sorotan Aparat Penegak Hukum terkait kinerjanya yang dianggap tidak optimal dalam memimpin BPPRD. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar Walikota Lis segera melakukan rotasi jabatan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengingat Kepala Daerah Terpilih berhak melakukan rotasi jabatan sesuai arahan dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Dengan langkah rotasi ini, diharapkan Pemko Tanjungpinang dapat memperbaiki pengelolaan keuangan daerah dan mencapai target PAD yang optimal, sehingga kota ini dapat kembali bangkit dan berkembang menuju masa depan yang lebih baik.(redaksi)











