Baliho Raksasa Bupati Natuna di Batam Picu Kontroversi, Tanpa Wakil Bupati dan Menimbulkan Pertanyaan Publik
NATUNA (Sempadanpos.com)-Pemasangan baliho raksasa Bupati Natuna, Cen Sui Lan, di Kota Batam baru-baru ini memicu berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat. Baliho tersebut hanya menampilkan foto Bupati tanpa kehadiran Wakil Bupati, Jarmin Sidik, serta menggunakan lambang Pemerintah Kabupaten Natuna. Selain itu, baliho ini memuat ucapan selamat Idul Fitri dalam bahasa Indonesia dan Melayu, Jumat (4/4/25).
Kontroversi muncul terkait dengan biaya pemasangan baliho yang ditengarai cukup mahal, mengingat biaya sewa lokasi baliho yang mencapai jutaan rupiah ditambah dengan pajak. Di tengah upaya pemerintah daerah untuk menggaungkan efisiensi anggaran, banyak pihak merasa pertanyaan apakah pemasangan baliho ini sejalan dengan kebijakan penghematan yang dicanangkan.
Menanggapi hal ini, Kepala Protokol Pimpinan (Prokopim) Daerah Kabupaten Natuna, Defrizal, menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin atau anggaran untuk baliho tersebut. Defrizal menduga bahwa baliho itu kemungkinan dipasang oleh pendukung atau kolega Bupati Cen Sui Lan pasca pemilu kada 2024 yang lalu. Pendapat serupa juga disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) PIKP Diskominfo Natuna, Kevin Kahar, yang menegaskan bahwa pemasangan baliho tersebut tidak melibatkan instansi pemerintah setempat.
Sementara itu, masyarakat berharap agar masalah ini bisa segera mendapatkan kejelasan, terutama terkait dengan transparansi penggunaan anggaran daerah yang seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan publik.(Khairul)











