Anggota DPRD Kepri Rudi Chua Desak Percepatan Kemandirian Listrik Bintan Usai Pemadaman Bergilir
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Rudi Chua, mendesak Pemerintah Provinsi Kepri untuk segera mempercepat kemandirian kelistrikan di Pulau Bintan menyusul terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Tanjungpinang, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, kondisi kekurangan gas yang sebelumnya dialami sistem kelistrikan di Batam sejatinya telah dibantu oleh PLN pusat. Dengan demikian, seharusnya tidak lagi terjadi defisit listrik yang berdampak pada pemadaman di wilayah Bintan.
Namun, ia menyayangkan pelaksanaan komitmen interkoneksi Batam–Bintan yang dinilai tidak berjalan sebagaimana kesepakatan awal. Dalam pembahasan sebelumnya, apabila terjadi defisit listrik, beban pemadaman seharusnya ditanggung bersama secara proporsional antara Batam dan Bintan.
“Dari pemantauan, pemadaman justru hanya terjadi di Bintan, sementara Batam tidak mengalami pemadaman. Ini mencederai komitmen bersama yang telah disepakati,” tegasnya.
Ia pun mendesak agar Pemprov Kepri segera mengupayakan kemandirian energi listrik di Bintan dengan mempercepat pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 2×100 MW yang telah lama direncanakan oleh PLN pusat.
Sementara itu, pemadaman listrik yang terjadi sejak sore hingga malam hari di sejumlah wilayah Tanjungpinang sempat menjadi sorotan masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah kawasan dilaporkan mengalami gelap gulita, sementara wilayah lain tetap terang.
Manager PLN ULP Bintan Center, Gogor Pasuko DSW, menjelaskan bahwa pemadaman terjadi akibat kondisi darurat pada sistem kelistrikan yang dipicu gangguan suplai gas.
“Kami masih menunggu informasi lebih lengkap, karena terdapat gangguan suplai gas yang menyebabkan pasokan listrik terganggu di beberapa wilayah,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pemadaman dilakukan secara bergilir dengan durasi sekitar empat jam guna mengurangi dampak yang lebih luas.
Sejumlah wilayah terdampak antara lain Jalan Adi Sucipto Km 10, Jalan DI Panjaitan, kawasan Batu IX, hingga Bintan Center dan sekitarnya. Selain itu, sejumlah fasilitas umum seperti puskesmas, perbankan, hotel, serta pusat perbelanjaan juga turut terdampak.
PLN pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berharap dukungan pelanggan agar proses pemulihan sistem kelistrikan dapat berjalan lancar.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan hingga kembali normal,” tutup Gogor.(dwi)











