Bidan Garda Terdepan Kesehatan, Sahtiar Minta IBI Anambas Lebih Aktif dan Inovatif

ANAMBAS (Sempadanpos.com) – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H., M.M., menegaskan bahwa peran bidan sangat vital dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang kompleks.

 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (24/4/2026).

 

Dalam sambutannya, Sahtiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, mulai dari unsur pimpinan DPRD, organisasi wanita, tenaga kesehatan, hingga para undangan lainnya.

 

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi cerminan bahwa bidan memiliki peran penting dalam sistem pelayanan kesehatan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Sahtiar.

 

Ia menekankan pentingnya keberadaan organisasi IBI sebagai wadah koordinasi, komunikasi, sekaligus penyalur aspirasi para bidan di lapangan. Menurutnya, kondisi geografis Anambas yang terdiri dari pulau-pulau menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan, terutama bagi bidan yang bertugas di wilayah terpencil.

 

“Menjadi bidan di Anambas bukan hal yang mudah, terutama bagi mereka yang bertugas di pulau-pulau jauh. Karena itu, pengurus IBI harus hadir dan aktif mendengar serta menyampaikan aspirasi mereka,” tegasnya.

 

Sahtiar juga mengajak pengurus IBI untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program kesehatan, seperti penurunan angka kematian ibu dan bayi, penanganan stunting, serta edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, kami mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Amanah ini tidak ringan, namun kami yakin dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” katanya.

 

Selain itu, ia turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kebidanan. Para bidan didorong untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan guna menjawab tuntutan standar profesi yang semakin tinggi.

 

“Ke depan, tuntutan pendidikan bidan semakin tinggi. Oleh karena itu, perlu ada langkah konkret untuk memastikan para bidan dapat menyesuaikan diri dengan standar yang berlaku,” ujarnya.

 

Sahtiar juga mengingatkan agar organisasi IBI dikelola secara responsif dan inovatif, serta tetap menjunjung tinggi etika profesi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung peran bidan demi mewujudkan masyarakat Anambas yang sehat dan sejahtera.

 

“Perjuangan bidan sering kali tidak terlihat, padahal mereka memiliki peran besar sejak awal kehidupan manusia. Sudah sepatutnya kita memberikan perhatian dan apresiasi yang lebih,” tutupnya.

(Alex)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights