Gudang Barang Bekas di Tanjung Unggat Tanjungpinang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Gudang penyimpanan barang bekas di kawasan Tanjung Unggat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, ludes terbakar pada Rabu (2/9/2026) siang.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghasilkan kepulan asap hitam tebal yang terlihat dari sejumlah kawasan di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjungpinang, Juliadi Halomoan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.10 WIB.

“Setelah menerima laporan, kami tiba di lokasi sekitar pukul 12.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” ujar Juliadi.

Untuk menjinakkan kobaran api, Damkar Tanjungpinang mengerahkan tiga armada, yakni dua unit mobil pemadam berkapasitas 6 ton dan satu unit berkapasitas 4 ton. Petugas juga mendapat dukungan satu unit tangki air milik BPBD Kota Tanjungpinang.

Juliadi menyebut proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material yang terbakar didominasi bahan-bahan yang mudah terbakar, terutama plastik.

“Karena yang terbakar ini bahan plastik, sehingga proses pemadaman agak lama,” ungkapnya.

Petugas membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk menguasai kobaran api dan kemudian melakukan proses pendinginan. Sejumlah barang di dalam gudang, termasuk peralatan kantor seperti printer dan CPU komputer, berhasil diselamatkan.

Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Sementara nilai kerugian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

“Tidak ada korban jiwa. Untuk total kerugian saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” terang Juliadi.

Salah seorang saksi sekaligus pekerja gudang, Aman, mengatakan api tiba-tiba membesar saat dirinya berada di lokasi. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan melakukan pemadaman secara manual.

“Saat saya mau ambil air kan jauh, jadi tidak bisa karena api sudah membesar,” tutur Aman.

Menurut Aman, gudang tersebut digunakan untuk menyimpan berbagai barang bekas, mulai dari kardus, plastik, botol hingga material lainnya yang mudah terbakar.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah terjadi insiden serupa di gudang tersebut. Bahkan, sebuah aki disebut pernah meledak saat memasuki waktu istirahat, namun ketika itu api masih dapat dipadamkan.

“Kejadian seperti ini bukan sekali dua kali, tapi sudah sering. Di saat waktu istirahat, aki itu meledak sendiri, tapi masih bisa kita padamkan. Kalau sudah membesar seperti ini susah kita,” jelasnya.

Pemadaman melibatkan personel Damkar Tanjungpinang bersama BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan warga sekitar. Petugas terus berjibaku hingga api berhasil dikendalikan dan proses pendinginan selesai sekitar pukul 14.11 WIB.

Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.(dwi)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights