Gudang Elektronik di Kijang Kota Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta
BINTAN (Sempadanpos.com) – Sebuah gudang elektronik yang berada di Jalan Pasar Berdikari, RT 002/RW 018, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, ludes dilalap si jago merah pada Kamis (6/8/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 16.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Bintan Timur segera menuju lokasi bersama petugas UPTD Pemadam Kebakaran Kijang Kota untuk melakukan penanganan.
“Begitu menerima laporan, personel kami segera mendatangi lokasi untuk membantu proses penanganan bersama petugas pemadam kebakaran,” ujar AKP Aang Setiawan.
Berdasarkan keterangan saksi, M. Yusuf, kepulan asap pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang gudang elektronik milik Aaron Li. Dalam waktu singkat, api membesar dan dengan cepat menghanguskan bangunan beserta seluruh barang elektronik yang tersimpan di dalamnya.
Petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman turut dibantu warga sekitar yang berupaya mencegah api merembet ke bangunan lain.
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan gudang beserta isinya. Nilai kerugian akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Usai api berhasil dipadamkan, personel Polsek Bintan Timur langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, serta mendata kerugian yang dialami pemilik gudang.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh api dari pembakaran sampah di sekitar gudang yang dilakukan oleh salah seorang kerabat pemilik. Api diduga merambat hingga membakar bangunan gudang dan seluruh barang elektronik di dalamnya.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan guna memastikan sumber api serta memastikan tidak ada unsur lain yang menyebabkan terjadinya kebakaran tersebut.(dwi)










