Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Anambas Gelar Gerakan Pangan Murah di Tarempa Barat
ANAMBAS (Sempadanpos.com) – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok mulai mengalami kenaikan. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Program yang digagas bersama Badan Pangan Nasional, Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Perum Bulog, BUMDes, petani lokal serta distributor pangan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan.
Tahap perdana Gerakan Pangan Murah difokuskan di Pulau Siantan, tepatnya di Pasar BUMDes Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, dan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (23/2/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan jawaban atas kegelisahan masyarakat menghadapi fluktuasi harga yang kerap terjadi menjelang Ramadan. Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan bahwa ketahanan pangan daerah tidak boleh hanya bergantung pada pasokan dari luar wilayah. Menurutnya, kemandirian pangan harus mulai dibangun dari lingkungan keluarga.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sayur-mayur, serta tanaman pangan lainnya sebagai langkah sederhana namun berdampak besar.
“Dengan bercocok tanam di halaman rumah sudah menjadi salah satu pendukung gerakan ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Anambas dan menjadi contoh yang sangat positif,” tegas Aneng.
Bupati juga menekankan bahwa ketahanan pangan tidak hanya dibangun melalui program pemerintah, tetapi harus lahir dari partisipasi aktif masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ketersediaan pangan yang berkelanjutan.
Di bulan penuh berkah ini, Gerakan Pangan Murah menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, petani, dan masyarakat. Momentum tersebut bukan hanya menghadirkan harga bahan pokok yang lebih terjangkau, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dengan sinergi yang terus terjalin, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas optimistis ketahanan pangan daerah dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan.
(Alex)











