Kebakaran Lahan 5 Hektare di Km 14 Tanjungpinang, Asap Ganggu Pengendara
TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com) – Kebakaran lahan kembali terjadi di Jalan WR Supratman Km 14 arah Tanjung Uban, Kamis (26/3/2026) malam. Peristiwa ini menyebabkan kabut asap tebal menyelimuti ruas jalan dan mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, seluruh armada Pemadam Kebakaran bersama pihak Kepolisian dan PLN dikerahkan untuk melakukan proses pemadaman api. Selain memadamkan api, petugas juga berupaya mengurai dampak asap yang cukup pekat di sekitar lokasi kejadian.
Personel dari Polsek Tanjungpinang Timur turut membantu pengamanan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan selama proses pemadaman berlangsung.
Kasi Operasi Damkar Kota Tanjungpinang, Dery Ambari, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.43 WIB dari Ketua RT setempat.
“Anggota sebelumnya sedang melakukan pemadaman di Dompak, kemudian langsung bergeser ke Km 14. Setelah magrib, seluruh personel difokuskan ke lokasi ini,” ujarnya.
Dery menyebutkan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare, meliputi area dari simpang Km 14, Perumahan Pinang Kencana hingga Perumahan Bumi Air Raja.
“Proses pemadaman dimulai pukul 17.00 WIB hingga 20.39 WIB, atau sekitar empat jam, dengan mengerahkan lima unit armada dan 30 personel,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, dalam satu hari terdapat empat titik kebakaran lahan di wilayah Tanjungpinang, yakni Kelam Pagi Dompak, Km 14, Jalan Irian Jaya arah Kijang, dan Bukit Cermin.
Proses pemadaman di Km 14 berlangsung relatif lancar. Namun, satu unit rumah kosong di bagian belakang lokasi turut terdampak kebakaran.
“Rumah tersebut sudah lama tidak dihuni dan terdapat bangunan berbahan triplek yang ikut terbakar. Kami membagi personel dengan menurunkan empat unit mobil, dua di dalam dan dua di luar area,” terangnya.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara menyebutkan api berasal dari pembakaran sampah atau aktivitas anak-anak yang bermain api di sekitar perumahan.
“Untuk penyebab pasti, kami serahkan kepada pihak berwajib,” pungkas Dery.(dwi)











