Polemik Pergantian Nama “Kampung Aceh” Jadi “Kampung Madani” di Batam

BATAM (Sempadanpos.com)– Deklarasi perubahan nama “Kampung Aceh” menjadi “Kampung Madani” yang dilakukan Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah, terus menuai polemik di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai perubahan ini mendiskreditkan nama Aceh dan masyarakat Aceh yang tinggal di wilayah tersebut.

“Padahal di Aceh saja ada Kampung Jawa, apakah nama itu juga perlu diubah?” ujar salah seorang warga setempat pada Jumat (29/11/2024), menyoroti ketidakseimbangan logika dalam keputusan ini.

Irjen Yan Fitri Halimansyah menjelaskan alasan di balik perubahan tersebut. Ia menyatakan keberatan atas penggunaan nama Aceh untuk menyimbolkan kawasan yang dikenal sebagai pusat peredaran narkoba di Batam. “Nama Aceh tak boleh disandingkan dengan aktivitas-aktivitas yang merusak generasi bangsa,” tegasnya dalam pidato peresmian Kampung Madani, Jumat (15/11).

Ia menambahkan bahwa Aceh adalah daerah yang dikenal sebagai “negeri para ulama” di Indonesia, sehingga nama tersebut harus dijaga dari citra negatif. “Saya berkeberatan tempat ini dinamakan Kampung Aceh karena kita tahu Aceh adalah negerinya para ulama. Nama Aceh tak boleh terkontaminasi oleh istilah kampung peredaran narkoba,” lanjutnya.

Selain itu, Irjen Yan Fitri juga mengkhawatirkan dampak buruk terhadap masyarakat Batam, khususnya generasi muda. Menurutnya, citra negatif Kampung Aceh dapat memengaruhi perusahaan dalam mempekerjakan warga setempat yang beralamat di kawasan tersebut.

“Demi menjaga nama baik Aceh dan memperbaiki citra masyarakat di sini, kami mendeklarasikan Kampung Madani sebagai identitas baru bagi kawasan ini,” tutupnya.

Namun, perubahan nama ini menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk warga Aceh yang merasa perubahan tersebut tidak menghormati keberadaan mereka. Polemik ini masih bergulir, meninggalkan masyarakat Batam dalam kebingungan dan diskusi panjang terkait langkah yang diambil oleh pihak berwenang.(red)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights