Polresta Tanjungpinang Gelar Apel Operasi Lilin Seligi 2025, 291 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru 2026

TANJUNGPINANG (Sempadanpos.com)– Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Polresta Tanjungpinang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi 2025 di Lapangan Mapolresta Tanjungpinang, Jumat (19/12/2025).

Sebanyak 291 personel dilibatkan dalam Operasi Lilin Seligi 2025 yang bertujuan mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pengamanan difokuskan pada arus mudik libur tahun baru, pelaksanaan ibadah Natal umat Kristiani, serta objek-objek vital.

 

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi menjelaskan, Operasi Lilin Seligi melibatkan berbagai unsur lintas sektoral, mulai dari TNI-Polri, Pemerintah Daerah, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, organisasi masyarakat, hingga tenaga pendukung lainnya.

 

“Kita libatkan 291 personel. Operasi Lilin Seligi dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan fokus sasaran tempat ibadah dan objek vital,” jelas Hamam.

 

Ia menambahkan, operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama perayaan Nataru. Selain itu, pihak kepolisian juga mewaspadai kondisi cuaca ekstrem berdasarkan informasi dari BMKG.

 

“Sesuai amanat Kapolri, kami juga mengantisipasi dampak cuaca dengan menyiapkan kesiapsiagaan, seperti tenda-tenda pengungsian dan dapur umum,” tambahnya.

 

Dalam pelaksanaan Operasi Lilin Seligi, Polresta Tanjungpinang menyiapkan empat pos, yang terdiri dari dua pos pelayanan dan dua pos pengamanan. Dua pos pelayanan ditempatkan di Bandara dan Pelabuhan Sri Bintan Pura, sementara pos pengamanan berada di depan Ramayana dan Simpang Traffic Light Km 10.

 

“Pos-pos ini akan ditempati personel terpadu dari unsur TNI-Polri, Pemda, serta instansi pendukung lainnya,” ujar Hamam.

 

Kapolresta juga menegaskan bahwa pada malam-malam tertentu, seperti malam Natal dan malam Tahun Baru, akan dilakukan sterilisasi lokasi, penempatan personel di gereja-gereja, serta patroli mobile.

 

“Hal-hal yang perlu diantisipasi antara lain potensi teror, tindak kejahatan, hingga aksi balap liar oleh para pelajar yang sedang libur sekolah,” pungkasnya.(dwi)

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights