Pria Muda di Temukan Gantung Diri di Rumahnya Sendiri
ANAMBAS (Sempadanpos.com)-Suasana menghebohkan dan mengharukan, di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, dikejutkan oleh kabar duka, di mana siang itu seorang pemuda Berinisial RS (19) yang di kenal pendiam dan ramah tersebut, Mengahiri hidupnya, dengan cara gantung diri, di dalam kamar di rumahnya sendiri, yang berada di RT 004 RW 002 Desa Bukit padi, kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten, Kepulauan, Anambas, Rabu, (12/11/2025) Siang.
kini Suasana sunyi. Tak ada lagi Terdengar Suara tawa RS yang Hari-Harinya selalu membantu orang tuanya di ladang, dan bercengkerama di halaman rumah. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Menurut sang ayah, Didi Supriyadi, anaknya dikenal pendiam, sopan dan rajin. Tak ada tanda-tanda bahwa RS menyimpan masalah besar dalam hidupnya.
“Dia nggak pernah cerita apa-apa. Dan Nggak ada Juga masalah keluarga. Hanya RS sempat bilang dia Lagi nggak enak Badan,” tutur Didi dengan suara bergetar, dan Mata berkaca-kaca.
Ayah Alm, Didi Supriyadi, Menjelaskan, Siang itu, sekitar pukul 12.00 WIB, Saya sempat mengetuk pintu kamar RS, Untuk mengajaknya makan Siang, Namun pintu tak dibuka. Saya mengira RS sedang beristirahat, karena merasa kurang sehat.” Jelas Didi.
Namun Dua jam kemudian, tepat pukul 14.30 WIB, Saya kembali datang. Rasa curiga muncul karena RS tak juga keluar kamar.
Dengan hati gelisah, Saya akhirnya memaksa membuka pintu dan mendapati pemandangan Mengejutkan dan memilukan. Di mana saya Melihat Anak saya sudah tergantung di dalam kamar, dengan keadaan sudah tak bernyawa.”Ucap Didi dengan Tangis.
Dan Tangis pecah. Jerit kesedihan memecah keheningan rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh RS seorang diri. Sementara orang tua dan neneknya tinggal di rumah berbeda tak jauh dari lokasi kejadian.
Warga yang mendengar kabar itu segera berdatangan. Petugas kepolisian bersama tenaga medis datang mengevakuasi jenazah untuk dilakukan visum di rumah sakit terdekat. Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Jemaja belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian korban.
Sementara Kades Bukit Padi Lukman hakim membenarkan bahwa salah satu warganya ditemukan meninggal dunia. Ia prihatin melihat lelaki muda yang di kenal Ramah itu harus mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ia mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban agar tetap tabah dalam menghadapi cobaan ini.
Bagi warga Bukit Padi, kepergian RS meninggalkan luka yang dalam. Ia dikenal sebagai anak muda baik, ringan tangan, dan penuh perhatian pada keluarga. Kini, tersisa hanyalah kenangan dan tanda tanya yang menggantung di udara, tentang apa yang sebenarnya dirasakan pemuda itu di hari-hari terakhirnya.
(Alex)











