Bupati Aneng Bangun Hubungan Harmonis dengan Ulama, Masyarakat, dan Pelajar: Wujudkan Pemerintahan Partisipatif dan Berkeadaban

ANAMBAS (Sempadanpos.com) –Dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, masyarakat, dan pelajar, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, terus aktif menjalin komunikasi dan silaturahmi secara intensif di berbagai pelosok wilayah Anambas.

 

Didampingi istrinya, Ny. Sinta, Bupati Aneng terlihat menyempatkan diri berbincang hangat dengan para tokoh agama serta berkumpul bersama pelajar di sebuah warung sederhana di kawasan Padang Melang, Kecamatan Jemaja, Minggu (5/10/2025).

 

Kehadiran Bupati di tengah masyarakat ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dakwah, pembangunan spiritual, serta motivasi pendidikan bagi generasi muda.

 

“Peran ulama sangat penting dalam menjaga harmoni sosial, moralitas, dan spiritual masyarakat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Butuh nasihat, doa, dan bimbingan dari para ulama agar arah pembangunan selalu berpijak pada nilai-nilai kebaikan,” ujar Bupati Aneng.

 

Selain menjalin komunikasi dengan ulama, Bupati Aneng juga aktif turun langsung menyapa warga dan pelajar untuk menyerap aspirasi secara langsung. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat karena dinilai mampu membangun kedekatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya.

 

Bupati juga membuka ruang dialog dengan tokoh agama, pemuda, dan pelajar dalam waktu-waktu senggangnya. Menurutnya, kepemimpinan yang baik adalah yang terbuka terhadap kritik dan dekat dengan rakyat.

 

“Kedekatan dengan masyarakat dan ulama bukan hanya simbolik, tapi menjadi bagian dari visi membangun daerah yang berkeadaban dan bermartabat,” tambahnya.

 

Pemerintah Kabupaten Anambas juga bersinergi dengan lembaga-lembaga keagamaan dalam berbagai program strategis, seperti pembinaan akhlak generasi muda, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid dan pesantren, serta penanggulangan isu-isu sosial seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.

 

Dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, diharapkan terwujudnya Anambas yang sejahtera, religius, dan berdaya saing semakin nyata.

 

(Alex)

 

 

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights