Dongguan Siap Tanam Investasi Cokelat di Bintan, Bupati Roby: Kami Sambut dengan Dukungan Penuh
BINTAN (Sempadanpos.com)– Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima kunjungan Delegasi Biro Luar Negeri Dongguan, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Cina (RRC), dalam sebuah pertemuan penting yang berlangsung di Ruang Rapat II, Bandar Seri Bentan, Rabu (28/05). Kunjungan ini menjadi langkah awal pembahasan kerja sama strategis antara Dongguan dan Kabupaten Bintan dalam berbagai bidang potensial, terutama di sektor industri.
Dipimpin oleh Mr. Liang Jiczhao, Anggota Komite Tetap CPC Dongguan, rombongan delegasi turut membawa beberapa pengusaha yang menyatakan minat serius untuk berinvestasi di Bintan. Salah satu rencana investasi yang disampaikan adalah pembangunan industri cokelat olahan, dengan rencana pengembangan lahan kakao seluas 1.000 hektare sebagai sumber bahan baku utama.
“Dongguan saat ini menjadi pemain utama dalam industri cokelat di Tiongkok. Kami melihat potensi besar di Bintan, khususnya untuk mengembangkan rantai produksi dari hulu hingga hilir,” ujar Mr. Liang dalam pertemuan tersebut.
Bupati Roby menyambut hangat rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, selama investasi yang dilakukan memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bintan.
“Prinsipnya kami menyambut baik setiap peluang investasi yang datang ke Bintan. Terkait paparan tadi, kalau bisa bukan sekedar kebunnya saja yang ada di sini. Tapi hulu ke hilirnya, sebisa mungkin semuanya ada di Bintan. Kita punya wilayah industri yang sangat siap mendukung,” ujar Roby.
Lebih lanjut, Roby menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan siap memberikan kemudahan bagi para investor dengan tetap berpegang pada regulasi yang berlaku. Pertemuan ini akan dilanjutkan dengan diskusi teknis yang lebih rinci untuk mempercepat proses realisasi investasi tersebut.
Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan posisi strategis Bintan sebagai kawasan industri, kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya di tingkat daerah.(dwi)











